Asal Usul Kata Sekadau, Benarkah Berasal dari Nama Pohon Kayu yang Disebut Batang Adau?

menurut cerita orang tua dahulu, diambil dari sejenis pohon kayu yang banyak tumbuh di muara sungai

Penulis: Maskartini
Editor: Maskartini
Pem Kab Sekadau
Kantor Bupati Kabupaten Sekadau. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sekadau merupakan satu diantara kabupaten yang ada di Kalimantan Barat. Dilansir dari website resmi pemkab Sekadau ada beberapa versi terkait asal usul kata “Sekadau”.

Nama “Sekadau” menurut cerita orang tua dahulu, diambil dari sejenis pohon kayu yang banyak tumbuh di muara sungai, yang sekarang disebut Sungai Sekadau.

Oleh penduduk Sekadau, pohon kayu ini dikenal dengan sebutan “Batang Adau” Pohon adau itu sendiri merupakan sejenis kayu belian (kayu besi) yang memang banyak tumbuh di hutan Sekadau kala itu.

Pada versi lain menyebutkan bahwa kata “Sekadau” muncul dari kebiasaan masyarakat di pedalaman pada zaman dahulu, jika melihat sesuatu yang asing maka selalu menyebutkan “Baru Adau” (Baru melihat).

Baca juga: Sejarah Kota Ketapang, Konon Merupakan Kota Tertua di Wilayah Kalimantan Barat

Sebelum adanya perubahan status menjadi Kabupaten, Sekadau pada zaman dahulu merupakan wilayah kerajaan atau kewedanan.

Sebuah nama benua yang disebut dengan Benua Sekado (kumpulan beberapa desa besar) dan nama kecamatan di Kabupaten Sanggau.

Kabupaten Sekadau dipimpin Oleh Bupati Sekadau, Aron dengan Wakil Bupati Subandrio. Mengusung Visi Terwujudnya Kabupaten Sekadau Yang Maju, Sejahtera dan Bermartabat.

Sejak tahun 1970 hingga memasukin tahun 2000, Sekadau masih merupakan bagian dari Kabupaten Sanggau. Kala itu, seluruh wilayah yang menjadi cikal bakal Kabupaten Sekadau terpecah dalam beberapa Kecamatan.

Seiring dengan perkembangan daerah dan semangat pemekaran, banyak tokoh masyarakat di Sekadau yang dimotori H Umar Dja’far, Paulus Leon, Ali Daud, serta beberapa tokoh lainnya pun berinisiatif memperjuangkan pemekaran Kabupaten Sekadau. Perjuangan ini akhirnya berbuah manis.

Sumber : pemkabsekadau

Ikuti kami di
KOMENTAR
2561 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved