Dorong Percepatan Vaksinasi di Mempawah, Ria Norsan: Jika Tak Capai Target Vaksinasi Door to Door

Strategi komunikasi merupakan hal yang paling utama dalam upaya percepatan vaksinasi COVID-19

Penulis: Maskartini
Editor: Maskartini
Adem ALTAN / AFP
Ilustrasi vaksinasi. Seorang perawat memegang botol vaksin Turkovac Covid-19 yang dikembangkan Turki di Rumah Sakit Kota, Ankara pada 4 Januari 2022. Pemerintah Indonesia sendiri belum menentukan vaksin apa yang akan digunakan untuk booster. Namun pemerintah menjamin vaksinasi booster bisa didapatkan secara gratis oleh warga lanjut usia dan penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan (PBI).  

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemerintah Kabupaten Mempawah mengadakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Koordinator Percepatan Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Mempawah. 

Kegiatan yang dilakukan dalam rangka percepatan vaksinasi covid-19 ini diselenggarakan di Ruang Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Jumat 7 Januari 2022.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan hadir dalam kegiatan tersebut untuk memberikan apresiasi kepada warga Kabupaten Mempawah, berdiskusi, sekaligus menerangkan beberapa langkah konkret untuk menyelesaikan berbagai kendala percepatan vaksinasi.

"Saya yakin dan percaya Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) sudah melakukan yang terbaik. Oleh sebab itu, saya berharap semua kendala dan kekurangan yang terjadi di lapangan dapat didiskusikan dalam kegiatan ini," ungkap Wagub Kalbar yang juga koordinator percepatan vaksinasi Provinsi Kalimantan Barat, dimana Kabupaten Mempawah menjadi salah satu cakupan wilayah.

Baca juga: Syarat Dapat Vaksin Booster Gratis dari Pemerintah, Peserta Mandiri Harus Membayar

Strategi komunikasi merupakan hal yang paling utama dalam upaya percepatan vaksinasi COVID-19. 
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, para Ketua RT diharapkan dapat mensosialisasikan berbagai informasi kepada masyarakat. 

"Ketua RT di seluruh desa/kelurahan dan kecamatan harus aktif berkomunikasi dengan warga, serta menginformasikan manfaat dari vaksin dan bahaya jika tidak divaksin. Jika target tidak tercapai, vaksinasi akan dilakukan secara door-to-door agar Kabupaten Mempawah tidak lagi berada di peringkat akhir,” tegas Ria Norsan. 

Berdasarkan data per 6 Januari 2022 dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, capaian vaksinasi COVID-19 tahun 2021 di Kabupaten Mempawah masih jauh dari target dan berada di urutan terakhir dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat.

Baca juga: Cara Menangani Reaksi Vaksin Covid-19

Sementara itu, Bupati Mempawah, Erlina mengungkapkan sudah banyak inovasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk mendorong percepatan capaian vaksinasi COVID-19. Namun, capaian vaksinasi dosis I dan dosis II di Kabupaten Mempawah dinilai masih rendah.  

"Dari variabel perhitungan berdasarkan KTP, capaian vaksinasi di Kabupaten Mempawah di angka 51,16 %  dan berada di urutan ke-10 dari 14 kabupaten/kota di Kalbar. Hal ini cukup membingungkan bagi saya. Semoga tidak terjadi kesalahan dalam penginputan data,” tutur Bupati Mempawah.

Turut hadir dalam acara tersebut, yaitu Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, Unsur Forkopimda Kabupaten Mempawah, para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah,  Seluruh Camat,  dan tokoh masyarakat Kabupaten Mempawah.

 

Ikuti kami di
KOMENTAR
2548 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved