Kisah Sukses Owner Oishi Ramen Jatuh Bangun Besarkan Usaha, Jualan Pulsa Kini Punya Usaha Ternama

Awal waktu kuliah sudah mencoba Jualan apa saja mulai jual pulsa dan jualan pakaian, sering ikut dari expo ke expo tahun 2014

Editor: Maskartini
TRIBUNPONTIANAK/MASKARTINI
Tri Maulida. Kisah Sukses Owner Oishi Ramen Jatuh Bangun Besarkan Usaha, Jualan Pulsa Kini Punya Usaha Ternama. (TRIBUNPONTIANAK/MASKARTINI) 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang wirausaha memiliki hobi dan keterampilan yang terus ia pelajari dan latih dalam diri sehingga menjadi suatu produk nyata.

Ketertarikan dan kecintaan seseorang pada dunia usaha ternyata bisa membuat seseorang meninggalkan zona nyaman.

Hal ini lah yang dialami oleh orangtua Tri Maulida Abriani. Darah wirausaha orangtuanya mengalir didalam nadinya sehingga ia sukses membangun brand Oishi Ramen dan Roemah Tjantik bersama sang kakak Risa Yurinta.

Sebelum sukses mengembangkan usaha yang beralamat di Jalan Sepakat 2, Gang Anggrek Nomor 7 diakui alumni Universitas Gajah Mada (UGM) ini, ia yang sudah mulai berjualan pulsa hingga menawarkan jasa fotografi.

"Awal waktu kuliah sudah mencoba jualan. Jualan apa saja mulai jual pulsa dan jualan pakaian, sering ikut dari expo ke expo tahun 2014, dan akhirnya membuat studio foto bersama teman 2014," Ujar Tri kepada Tribunpontianak.co.id.

Tak berjalan lama studio yang ia rintis bersama teman tutup lantaran sewa tempat yang mahal. "Udah buka trus tutup, trus buka lagi. Memulai dekor juga begitu, mulai dari nol dan kurang modal serta banyak hambatan lain," Ceritanya.

Baca juga: PROFIL drg Noviani, Owner klinik Sentarum Dental Care Pontianak

Lirik Usaha Kuliner Jepang

Meski memilih S1 jurusan hukum dan melanjutkan studi di UGM S2 Kenotariatan namun Tri memiliki hobi memasak. Ia juga menyukai mulai dari film, drama, anime sampai makanan Jepang. Akhirnya ia pun kepikiran membuka kuliner jepang. 

"Basicnya suka masak dan makan, orang tua dulunya buka usaha kuliner juga. Saat kuliah dulu suka nyoba makan ditempat yang baru sama teman. Saya memang tertarik dengan sesuatu yang berkaitan dengan jepang, " ujar Tri kepada Tribun Pontianak Wiki. 

Memilih usaha kuliner ia pun mengaku menghadapi kesulitan terutama menjaga eksistensi dan konsisten menjaga cita rasa. 

"Mengurus dua bisnis, awalnya memang agak susah, tapi seiring waktu bisa membagi waktu. Selain itu membangun kerjasama dengan partner dan pegawai jadi bisa berjalan beriringan, " aku Tri. 

Bagi Tri menjadi wiraswasta dengan menekuni bidang dekorasi, fotografi dan kuliner adalah pilihan. Dalam bekerja, ia memegang prinsip melakukan pekerjaan dengan happy. Berawal dari hati ia meyakini rezeki akan mengikuti.

Cita-cita Tri kelak mempunyai "one stop service" di bidang wedding and event. Mimpi besarnya bisa membuka lapangan pekerjaan dan memberikan manfaat buat orang banyak.

Terjun ke dunia wirausaha bagi Tri begitu penuh tantangan. Ia yang merintis usaha karena faktor lingkungan ini merasa bersyukur lantaran selain mendapatkan keuntungan juga pengalaman.

Menariknya ayah dan ibu Tri memilih pensiun dini lantaran membangun usaha. Selain faktor lingkungan, ternyata darah wirausaha orangtuanya menurun pada sang anak.

"Kalau apa yang didapatkan, materi yah pasti, tapi makin ke sini yang paling banyak disyukurin pas buka usaha itu relasi dan pengalaman," ujarnya.

Jatuh bangun dalam usaha juga sudah biasa bagi Tri. Ia yang memulai usaha sejak dibangku kuliah sudah mencoba berjualan. Ia mengaku berjualan apa saja mulai dari jual pulsa, jualan pakaian, dan sering ikut expo pada tahun 2014

"Pernah buat studio sendiri tapi merasa berat, tutup, trus buka lagi. Memulai dekor juga begitu, mulai dari nol dan kurang modal. Akhirnya membuat studio foto sama teman pada 2014," ceritanya.

Siapa sangka studio foto yang dirintis Tri yang mengambil S1 Jurusan Hukum dan S2 Kenotariatan ini menjadi satu diantara studio yang populer di Kota Pontianak dengan belasan ribu pengikut di Instagram. 

Saat ini ia fokus meneruskan usaha Oishi dan Roemah Tjantik. "Mungkin karena passionnya di bidang itu, dekor dan fotografi serta kuliner. Semoga kedepannya usahanya lebih berkembang," harapnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved