Ada 4 Bangunan Tempat Salat, Ini 5 Fakta Menarik Tentang Masjid Al-Aqsa

Bangunan terbesar yang berkubah emas adalah Qubbatus Saqara atau sering pula disebut dengan nama Dome of The Rock

Editor: Maskartini
Tribunnews
Ada 4 Bangunan Tempat Salat, Ini 5 Fakta Menarik Tentang Masjid Al-Aqsa 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Al Aqsa adalah kompleks masjid seluas 144.000 meter persegi yang berada di Kota Lama Yerusalem. Di dalam Al Aqsa, ada empat bangunan tempat salat.

Masjidil Aqsa memiliki banyak nama lain. Ada yang menyebutnya Masjid Al Aqsa, Baitulmaqdis, Bait Suci, bahkan ada juga yang menyebutnya dengan nama Al Haram Asy Syarif.

Bangunan terbesar yang berkubah emas adalah Qubbatus Saqara atau sering pula disebut dengan nama Dome of The Rock. Bangunan inilah yang sering disalahartikan sebagai masjid Al-Jami' Al Aqsha.

Dalam komplek Masjidil Aqsa ada beberapa bangunan penting yang menjadi tempat bersejarah umat muslim.

Yaitu Al-Jami al Aqsha yang berkubah abu-abu, Kubah Ash-Shakrah atau Dome of The Rock, Mushalla Al Mawarni, Kubah Al-Mi'raj, Kubah As-Silsilah, Kubah An-Nabi, dan beberapa bangunan lain.

Baca juga: Sejarah Singkat Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak, Dari Bangunan Berbentuk Langgar

Selain fakta-fakta di atas, ada beberapa fakta lagi yang melatarbelakangi sejarah Masjidil Aqsa.

1. Tempat suci ketiga setelah Mekkah dan Madinah

Bagi umat muslim, Masjidil Aqsa adalah tempat suci ketiga setelah Mekkah dan Madinah. Hal ini dikaitkan dengan peristiwa Isra Miraj, dimana Nabi Muhammad naik ke surga dengan berpijak pada batu yang sekarang berada di pusatnya Kubah Ash-Shakrah atau Dome of The Rock.

Melansir dari Reuters, Dome of The Rock juga bangunan penting bagi umat Yahudi dan Nasrani.

Karena batu di dalam masjid tersebut, dipercaya sebagai batu tempat Nabi Ibrahim akan mempersembahkan Ismail.

Dome of The Rock, salah satu masjid yang ada di Masjidil Aqsa

2. Masjidil Aqsa juga merupakan kompleks pemakaman

Meski tidak jelas siapa saja dan berapa orang yang sudah dimakamkan di wilayah Al Haram Asy Syarif, namun beberapa tulisan sejarah mengatakan bahwa yang dikemubikan di wilayah suci ini adalah para sahabat dari Nabi Muhammad SAW.

3. Pernah dijadikan tempat limbah

Mencukil dari muslimhands.ord.uk, meski Al Haram Asy Syarif adalah tempat suci bagi beberapa agama dan keyakinan, namun ada satu masa kompleks tersebut justru dijadikan tempat pembuangan sampah.

Ini terjadi di masa Kekaisaran Romawi, dimana waktu itu Kaisar Romawi dari masa 41 M hingga 54 M mengasingkan Yahudi karena kaum Yahudi selalu membuat kerusuhan.

Imbasnya, kompleks suci Al Aqsa pun dijadikan tempat pembuangan limbah selama beberapa waktu.

Khalifah Umar Bin Khattab lah yang akhirnya membersihkan Al Haram Asy Syarif dari kotoran-kotoran sampah yang dari semula diletakkan di situ untuk menghina umat Yahudi.

Baca juga: 5 Masjid Unik dengan Arsitektur Tionghoa di Indonesia

4. Tempat Al Gazhali melahirkan karya legendarisnya

Al Gazhali adalah seorang filsuf, ulama, dan teolog muslim asal Persia yang menyumbang jasa besar bagi perkembangan Islam.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved