JANGAN Tertukar dalam Pengucapan Husnul Khatimah dan Khusnul Khatimah, Akhir yang Baik atau Hina

Tiada sesuatu yang paling mulia dalam pandangan Allah, selain dari berdoa kepada-Nya, sedang kita dalam keadaan lapang

Editor: Maskartini
Tribun Sumsel
Ilustrasi kematian. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kalimat duka dalam bahasa Arab husnul khatimah dan khusnul khatimah lumrah diucapkan saat ada yang meninggal dunia.

Dua gabungan kata ini sangat berbeda artinya, namun masih banyak yang salah dalam pelafalannya. 

Lalu, apa arti husnul khatimah dan khusnul khatimah ?

Dalam Bahasa Arab, husnul khatimah berarti sebuah akhir yang baik.

Sebaliknya, khusnul khatimah adalah sebuah akhir yang hina.

Husnul khatimah memiliki makna yakni sebuah kematian yang berakhir dalam kondisi yang baik alias diridhai Allah SWT.

Umat muslim dianjurkan untuk berdoa agar mencapai keadaan Husnul Khatimah saat meninggal dunia.

Baca juga: Tata Cara dan Adab Serta Doa Ziarah Kubur dalam Tulisan Arab, Latin dan Artinya

Doa Husnul Khatimah terdapat dalam Alquran surat Ali Imran ayat 193-194.

Dikutip dari Buku Elektronik Kumpulan Doa Sehari-hari Kemenag Jatim, berikut doa husnul khatimah:

رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلْإِ يمَانِ أَنْ آَمِنُوا بِرَبِّكُمْ فَآَمَنَّا رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ . رَبَّنَا وَآَتِنَا مَا وَعَدْتَنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ

Arab latin: Robbanaa innanna sami’naa munadiyan yunaadi lil iiman an aamanu birobikun fa amannaa. Robbanaa faghfir lanaa dzunubaana wa kafir sayyiatinaa wa taffannaa ma’al abror. Robbanaa waaatinaa ma wa’attanaa‘ala rusulika wa laa tukhzinaa yaumal qiyamah innaka laa tukhliful mi’aad.

Artinya: "Ya Tuhan sungguh kami telah mendengar seruan yang menyeru kepada iman: "Barimanlah kamu kepada Tuhanmu, maka kami pun beriman. Ya Tuhan, ampunilah dosadosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, serta matikanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbuat kebajikan. Ya Tuhan, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasulMu, dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari kiamat nanti. Sungguh Engkau sama sekali tidak akan pernah menyalahi janji." (QS. Âli
Imrân: 193-194)

Berdoa adalah memohon atau meminta pertolongan kepada Allah SWT.

Tetapi bukan berarti hanya orang yang terkena musibah saja yang layak memanjatkan doa.

Sebagai seorang Muslim kita layak berdoa walaupun dalam keadaan sehat.

Baca juga: JANGAN Salah Pengucapan Husnul Khatimah dan Khusnul Khatimah, Akhir yang Baik atau Hina

Doa merupakan unsur yang paling esensial dalam ibadah.

Sebagaimana Sabda Rasulullah saw "Doa itu ibadah" dan "Tiada sesuatu yang paling mulia dalam pandangan Allah, selain dari berdoa kepada-Nya, sedang kita dalam keadaan lapang"

Agar doa yang kita panjatkan dapat dikabulkan oleh Allah SWT, maka di dalam berdoa kita harus memperhatikan hal-hal pokok sebelum doa kita panjatkan.

Dikutip dari Buku Elektronik Kumpulan Doa Sehari-hari Kemenag Jatim, berikut tata cara berdoa, waktu yang paling baik untuk berdoa, tempat - tempat yang baik untuk berdoa hingga kumpulan doa sehari hari.

Tata Cara Berdoa

Sumber: Kompas.com

Halaman selanjutnya

1. Menghadap kiblat

...

Ikuti kami di
KOMENTAR
2267 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved