Langka, 2 Bunga Bangkai Tumbuh di Lamongan

fenomena tumbuh dan mekarnya bunga bangkai memang kejadian langka yang tidak setiap hari bisa dijumpai.

Editor: Maskartini
Kompas.com
Penampakan bunga bangkai di pekarangan rumah milik Kholis yang berada di Dusun Krajan, Desa Sukobendu, Kecamatan Mantup, Lamongan.(KOMPAS.COM/istimewa) 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bunga bangkai rupanya tak hanya tumbuh di satu pekarangan rumah warga di Lamongan, Jawa Timur.

Selain di pekarangan rumah Yateno di Dusun Bandung, Desa Karangsambigalih, Kecamatan Sugio, bunga bangkai juga tumbuh di pekarangan rumah warga bernama Kholis di Dusun Krajan, Desa Sukobendu, Kecamatan Mantup, Lamongan.

Tidak hanya satu, namun terdapat dua bunga bangkai yang tumbuh di pekarangan rumah Kholis.

Salah satu bunga sudah mekar dengan diameter sekitar 15 sentimeter, sedangkan satu lagi masih belum mekar dengan ukuran lebih kecil.

"Saya tahunya sudah tumbuh sekitar 15 hari lalu, tumbuh liar begitu saja. Sebelum-sebelumnya tidak pernah ada, saya juga tidak pernah menanamnya," ujar Kholis kepada awak media, Kamis 7 Oktober 2021.

Baca juga: Tips Merawat Bunga Mawar Agar Rajin Berbunga

Kholis mengaku, dirinya tidak pernah membayangkan bila pekarangan rumah miliknya bakal ditumbuhi bunga bangkai yang berbau tidak sedap.

Meski mengeluarkan bau tidak sedap, namun Kholis menceritakan kini banyak warga yang berkunjung ke pekarangan rumah miliknya untuk sekadar menyaksikan langsung penampakan tumbuhan langka tersebut.

Para pengunjung yang datang itu juga tidak lupa mengabadikan penampakan bunga bangkai yang ada di pekarangan rumah miliknya.

"Sudah banyak yang datang melihat, terutama anak-anak muda," tutur Kholis.

Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Jawa Timur RM Wiwied Widodo mengatakan, fenomena tumbuh dan mekarnya bunga bangkai memang kejadian langka yang tidak setiap hari bisa dijumpai.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan bunga bangkai tumbuh dan mekar, di antaranya temperatur dan kelembaban udara di sekitar lokasi.

"Memang tidak setiap tahun itu ada, karena kejadian tumbuh dan mekarnya bunga bangkai itu langka. Nanti akan kami lihat di lokasi untuk kajian lebih lanjut," ujar Wiwied Widodo saat dihubungi, Kamis.

Lebih lanjut Wiwied menjelaskan, selama ini dirinya mengetahui bila bunga bangkai banyak ditemukan tumbuh dan mekar di wilayah hutan.

Sebab kelembaban udara dan semak belukar cukup mendukung di sekitar lokasi.

"Bunga bangkai memiliki kelembaban udara tertentu dan jarang (tumbuh), nanti teman-teman ada referensinya. Kalau bakal inang sih banyak, tapi kalau sampai tumbuh dan mekar ini yang langka. Sebab punya temperatur tersendiri, tidak bisa hidup sembarangan," kata dia.

Hanya saja, Wiwied menduga, peralihan musim dari kemarau menuju penghujan turut memengaruhi tumbuh dan mekarnya bunga bangkai di pekarangan rumah warga tersebut.

Akibat peralihan musim, biasanya juga berimbas pada temperatur udara.

"Mungkin juga karena sekarang mau peralihan musim dari kemarau ke penghujan, itu juga nanti yang akan kami kaji lebih lanjut. Termasuk lokasinya yang mendukung. Sebab waktu seperti sekarang hingga akhir tahun itu, biasanya memang waktunya bunga bangkai mekar," tutur dia.

Baca juga: 3 Bunga Nasional yang Ada di Indonesia, Satu Diantaranya Bunga Puspa Langka

Bunga Bangkai Tumbuh di Pekarangan Rumah Warga Lamongan, BKSDA: Fenomena Langka 

Bau menyengat sempat tercium di sekitar pekarangan rumah milik Yateno di Dusun Bandung, Desa Karangsambigalih, Kecamatan Sugio, Lamongan.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved