Tata Cara dan Adab Serta Doa Ziarah Kubur dalam Tulisan Arab, Latin dan Artinya

Seseorang biasanya melakukan ziarah kubur ke makam orang tua atau sanak saudaranya yang sudah meninggal.

Editor: Maskartini
TRIBUN PONTIANAK/MASKARTINI
Satu diantara pemakaman di Kota Pontianak. (Tribun Pontianak/Maskartini) 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kematian adalah hal yang pasti dialami setiap orang. Untuk mengobati kerinduan dengan sanak keluarga yang sudah meninggal biasanya dilakukan ziarah kubur.

Berikut doa ziarah kubur dalam tulisan Arab, latin, dan artinya. Artikel ini juga disertai tata cara dan adab saat melakukan ziarah kubur.

Biasanya ziarah kubur menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan umat Islam saat perayaan Idul Fitri.

Seseorang biasanya melakukan ziarah kubur ke makam orang tua atau sanak saudaranya yang sudah meninggal.

Baca juga: DOA Saat Hujan Lebat, Lengkap Bacaan Doa Agar Hujan Reda Bahasa Arab dan Latin Serta Terjemahan

Tujuannya tak lain untuk mendoakan mereka yang telah meninggal dunia.

Saat melakukan ziarah kubur, kita dianjurkan membaca doa ziarah kubur.

Berikut doa khusus untuk ahli kubur yang berziarah:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الذُّنُوبِ والْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ

الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّار, وَافْسَحْ لَهُ فِي قَبْرِهِ، ونَوِّرْ لَهُ فِيهِ

"Allahummaghfìrlahu war hamhu wa 'aafìhìì wa'fu anhu, wa akrìm nuzuulahu wawassì' madholahu, waghsìlhu bìl maa’ì watssaljì walbaradì, wa naqqìhì, mìnaddzzunubì wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasì."

"Wabdìlhu daaran khaìran mìn daarìhì wa zaujan khaìran mìn zaujìhì. Wa adkhìlhul jannata wa aìdzhu mìn adzabìl qabrì wa mìn adzabìnnaarì wafsah lahu fì qabrìhì wa nawwìr lahu fìhì."

Artinya : "Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran."

"Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, istri yang lebih baik dari istrinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya." (HR. Muslim).

Dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta, Sulhani Hermawan MAg mengatakan, ziarah kubur merupakan suatu kegiatan yang diperbolehkan.

Rasulullah dulu pernah melarang umatnya untuk melakukan ziarah kubur, tapi hal itu sudah diperbolehkan kembali.

Berkaitan dengan hal ini, Rasulullah bersabda dalam salah satu haditsnya: كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا

"Dahulu saya melarang kalian berziarah kubur, tapi (sekarang) berziarahlah kalian," (HR. Muslim).

Pelaksanaan ziarah kubur mesti dilakukan dengan niat bersih, yakni untuk mengingat kematian.

Apabila ziarah kubur ditujukan untuk mendapatkan berkah dan minta doa restu atau wangsit maka hal itu tidak diperbolehkan.

Baca juga: Niat dan Doa setelah Sholat Istikharah, Bisa Untuk Tentukan Jodoh yang Terbaik

Tata Cara Ziarah Kubur

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved