Sejarah Diperingatinya 26 September 2021 Sebagai Hari Kontrasepsi Dunia

teknologi canggih memungkinkan individu membuat pilihan untuk kesehatan seksual dan reproduksi mereka sendiri

Editor: Maskartini
TRIBUN PONTIANAK/MASKARTINI
ilustrasi pil KB. Sejarah Diperingatinya 26 September 2021 Sebagai Hari Kontrasepsi Dunia. (TRIBUN PONTIANAK/MASKARTINI) 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hari Kontrasepsi Sedunia selalu diperingati pada tanggal 26 September.

Pengakuan akan pentingnya keluarga berencana, jadi tujuan peringatan momentum hari kontrasepsi ini.

Sejauh ini, teknologi canggih memungkinkan individu membuat pilihan untuk kesehatan seksual dan reproduksi mereka sendiri.

Dilansir News18, hari kontrasepsi identik dengan peningkatan pengetahuan kontrasepsi dan memberdayakan kaum muda untuk membuat keputusan tentang kesehatan seksual dan reproduksi mereka.

Dalam sejarahnya, Hari Kontrasepsi Sedunia ditetapkan pada tahun 2007 oleh sepuluh organisasi keluarga berencana internasional.

Mereka mendukung metode KB dan kontrasepsi yang aman dan disukai.

Sebelumnya, para ahli PBB telah mengeluarkan pernyataan tentang pentingnya kontrasepsi.

“Akses ke layanan keluarga berencana dan kontrasepsi, bebas dari paksaan atau halangan, merupakan komponen hak atas kesehatan," ujar PBB.

Baca juga: Kabar Gembira, Memasuki Fase Uji Klinis Segera Hadir Gel Kontrasepsi Pria

"Ini adalah kunci realisasi hak perempuan atas kesetaraan dan non-diskriminasi, hak hidup, hak kesehatan seksual, dan reproduksi dan hak asasi manusia lainnya."

“Setiap perempuan dan remaja putri berhak mengakses layanan kontrasepsi dan KB, informasi dan pendidikan,” tambahnya.

Sebelumnya, hak semua pasangan dan orang untuk memilih jumlah dan jarak keturunan mereka secara mandiri dan bertanggung jawab, dinyatakan selama Konferensi Internasional tentang Kependudukan dan Pembangunan pada tahun 1994.

Ini diwujudkan dalam Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan dalam tujuan 3.7.

Kampanye ini percaya bahwa tidak hanya wanita, tetapi juga pasangan mereka, profesional kesehatan, dan orang lain yang relevan yang harus diberi informasi sebanyak mungkin tentang kontrasepsi.

Banyak orang perlu memodifikasi jenis kontrasepsi yang mereka gunakan karena sejumlah alasan.

Utulah sebabnya mereka harus mengetahui banyak pilihan yang tersedia.

Lebih jauh lagi, Hari Kontrasepsi Sedunia juga mempromosikan gagasan tentang otonomi seseorang atas tubuh mereka.

Ini juga membantu dalam pencegahan penyakit menular seksual.

Covid-19 Sebabkan 12 Juta Perempuan Asia Pasifik Kesulitan Kontrasepsi

Pandemi Covid-19 menyebabkan 12 juta perempuan di Asia Pasifik telah mengalami kesulitan terkait kontrasepsi, dan meningkatkan kehamilan tidak direncanakan.

Hal ini disampaikan oleh Head of Medical Affairs, Pharmaceuticals Division Asia/Pasific, Bayer, Dr Shivani Kapur dalam diskusi daring bertajuk #TakeControl : Membentuk Kesehatan Digital untuk Perempuan dalam masa Covid-19, Jumat (24/9/2021) dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Dunia.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved