Kenali 8 Jenis Vaksin Covid-19 yang Digunakan di Indonesia

ada sejumlah 8 vaksin yang telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari BPOM dan sebagian di antaranya sudah digunakan untuk vaksinasi massal

Editor: Maskartini
TRIBUN PONTIANAK /DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Seorang tenaga medis menunjukkan jenis vaksin. 

Efikasi atau kemanjuran dalam melawan Covid-19 sekitar 95 persen dan telah digunakan di berbagai negara seperti Inggris, Australia, Amerika Serikat, Israel, Arab Saudi, Korea Selatan, Filipina, Singapura, dan Malaysia.

4. Vaksin Moderna
Vaksin Moderna diproduksi oleh perusahaan bioteknologi asal Amerika Serikat.

Vaksin ini dibuat berbasis mRNA, dengan menggunakan materi genetik untuk memberikan stimulus kepada sel tubuh agar membentuk antibodi.

Vaksin Moderna diberikan dalam dua kali suntikan dan menurut penelitian mempunyai efikasi atau kemanjuran sekitar 95 persen.

Vaksin Moderna telah digunakan di Amerika Serikat, Singapura, Inggris, dan Israel.

5. Vaksin Sinopharm
Vaksin Covid-19 Sinopharm dikembangkan oleh perusahaan farmasi China, Sinopharm China Nationel Pharmaceutical.

Vaksin ini dapat diberikan untuk kelompok usia 18 tahun hingga lanjut usia, dengan efikasi sebesar 78 persen.

Vaksin Sinopharm diberikan dalam dua dosis, dengan selang waktu 21-28 hari.

6. Vaksin Johnson & Johnson
Vaksin Johson & Johson disetujui digunakan di Indonesia yang ditujukan untuk kelompok usia 18 tahun ke atas.

Vaksin ini diberikan dalam sekali suntikan atau dosis tunggal sebanyak 0,5 ml secara intramascular.

Melansir situs resmi, efikasi vaksin Janssen sebesar 67,2 persen untuk mencegah semua gejala dan 66,1 persen untuk mencegah gejala Covid-19 sedang hingga berat.

Janssen merupakan vaksin yang dikembangkan Janssen Pharmaceutical Companies dengan platform Non-Replicating Viral Vector menggunakan vektor adenovirus (Ad26).

Vaksin diproduksi di beberapa fasilitas produksi, seperti Grand River USA, Aspen South Africa, dan Catalent Indiana, USA.

7. Vaksin CanSino
Vaksin yang dikembangkan oleh CanSino Biological Inc. dan Beijing Institute of Biotechnology mempunyai merek dagang Convidecia.

Vaksin ini menggunakan platform adenovirus (Ad5), yang disimpan dalam suhu 2-8 derajat celcius.

Untuk efikasinya, vaksin Convidecia memberikan perlindungan pada semua gejala sebesar 65,3 persen dan 90,1 persen terhadap kasus berat.

Baca juga: Profil Vaksin Moderna, Bagaimana Kemanjurannya?

8. Vaksin Sputnik V
Vaksin asal Rusia yang dikembangkan oleh Gamaleya Research Institute of Epidemiology and Microbiology ini mempunyai nama lain Gam-COVID-Vac.

Vaksin ini bertipe vaksin viral vector, yang memanfaatkan adenovirus non-aktif untuk mengantarkan protein spike dari Covid-19 ke dalam sel tubuh, sehingga memicu pembentukan antibodi.

Efikasi dari vaksin dilaporkan mencapai sekitar 96,1 persen.

Beberapa negara lain yang telah menggunakan vaksin ini seperti Rusia, Iran, Arab Saudi, Palestina, Serbia, Belarusia, Armenia, dan Tunisia.

Sumber: Kompas.com

Halaman selanjutnya

Apa Itu Vaksin Booster?

...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved