Efek Tak Sengaja Makan Makanan Berjamur? Ini 5 Makanan yang Masih Aman Dikonsumsi Meski Berjamur

Makanan berjamur lainnya yang masih bisa dipertimbangkan adalah, pisang yang bagian kulitnya berjamur

Editor: Maskartini
Tribunnews
Roti yang sudah berjamur bisa menimbulkan efek jika dikonsumsi. Namun ada beberapa makanan yang bisa dimakan meskipun sudah berjamur. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Membeli banyak bahan makanan terkadang membuat kita tak mampu memakan habis stoknya. Paling sering dialami, dimana kita lupa memakan persediaan makanan yang ada.

Anda mungkin pernah mengalaminya, menggingit roti tawar yang ternyata telah berjamur atau makan buah yang ternyata busuk di bagian dalamnya.

Jika Anda menemukan jamur di makanan, meski itu hanya sedikit, jangan berpikir untuk membuang bagian berjamur dan lanjut memakan bagian yang tidak berjamur, karena bisa berbahaya untuk kesehatan Anda.

Ahli diet terdaftar Lillian Craggs-Dino, DHA, RDN, LDN mengatakan, meski beberapa makanan dimaksudkan untuk berjamur dan aman dimakan, seperti keju, jamur yang ditemukan pada makanan basi sangat berbeda.

“Yang kita bicarakan adalah jamur yang ada di udara yang mungkin menyebar dari lingkungan ke makanan, atau hanya karena usia produk atau penyimpanan yang buruk,” kata dr. Craggs-Dino.

Baca juga: Rendah Karbohidrat, Coba 5 Makanan Pengganti Mie dan Pasta Berikut Ini

Jamur jahat ini bisa tumbuh pada berbagai macam makanan, termasuk buah-buahan dan sayuran, roti, daging, selai, saus, dan bumbu. Bahkan juga dapat tumbuh pada produk susu seperti yoghurt dan keju.

“Jamur pada makanan adalah jamur mikroskopis. Dan apa yang kita lihat tumbuh pada buah-buahan, sayuran, dan jeli adalah spora,” ujarnya.

Spora di udara ini beredar di lingkungan, kemudian mencari tempat pendaratan yang ramah. Setelah spora menemukan inang makanan yang cocok, mereka akan mulai tumbuh.

Tanda-tanda jamur termasuk bintik-bintik putih, bercak berwarna yang tidak biasa, atau makanan menjadi lebih lembut dari biasanya atau berbau tidak sedap.

Sayangnya, tidak ada cara untuk mengetahui secara langsung apakah jamur itu aman atau berbahaya. Anda tidak tahu jamur apa yang sebenarnya Anda makan.

“Beberapa jamur sebenarnya bisa sangat, sangat beracun bagi manusia. Mereka juga dapat menyebabkan reaksi alergi dan masalah pernapasan,” jelas Dr. Craggs-Dino

Dr. Craggs-Dino menambahkan, bahwa beberapa jamur juga dapat membuat zat berbahaya yang disebut racun – termasuk aflatoksin, yang bisa sangat beracun.

“Itu sangat berbahaya bagi kesehatan seseorang, bahkan benar-benar dapat menyebabkan kematian.”

Bolehkah membuang bagian yang berjamur dan memakan bagian yang aman?
Dr. Craggs-Dino menekankan, meski membuang bagian yang berjamur tampak seperi solusi mudah, tapi zat berbahaya lainnya masih bisa tertinggal.

“Makanan itu mungkin bukan hanya berjamur tapi juga mungkin ada bakter di sana. Sehingga, jika Anda memakannya, Anda mungkin bukan hanya memakan jamur, tapi juga memakan bakteri,” kata dr. Craggs-Dino.

Perlu dicatat, bahwa bakteri dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan yang serius seperti listeria, yang biasanya tumbuh pada daging dan keju makan siang, bahkan di lemari es.

Potensi bakteri tersembunyi ini juga menjadi alasan mengapa jamur bisa sangat berbahaya.

Baca juga: Jangan Menyimpan 10 Bahan Makanan Ini di Kulkas

Jadi, meski dalam satu wadah stoberi, ada beberapa buah yang berjamur, Anda sebaiknya tidak mencuci sisanya dan tetap mengonsumsinya, melainkan Anda harus membuang semuanya.

“Buah memiliki banyak kelembapan dan jamur yang tumbuh bisa menjadi sarang bakteri. Anda mungkin tidak bisa melihat bahwa itu telah menyebar dan menyebabkan semuanya terkontaminasi.”

Selain itu, dr. Craggs-Dino mengatakan, beberapa makanan berikut ini benar-benar harus dibuang jika berjamur:

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved