Waspadai Kanker Payudara Pada Pria, Berikut Pemicunya

yang membuat lebih parah adalah kanker para pria lebih sering terlambat terdiagnosis karena jarang ada yang aneh di payudara pria

Editor: Maskartini
TRIBUN PONTIANAK/MASKARTINI
Ilustrasi payudara laki-laki. Waspadai Kanker Payudara Pada Pria, Berikut Pemicunya 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kanker payudara identik dengan wanita, pria memang tidak memiliki payudara seperti wanita, namun mereka tetap memiliki jaringan tersebut dan berisiko terkena kanker payudara.

Artikel ini akan menjelaskan tentang kanker payudara pada pria. Kanker payudara pada pria sama seperti yang terjadi pada wanita.

Dilansir dari WebMD, risiko pria terkena kanker payudara adalah 1 per 1.000. Namun, yang membuat lebih parah adalah kanker para pria lebih sering terlambat terdiagnosis karena jarang ada yang aneh di payudara pria.

Baca juga: Pengobatan Kanker Payudara Tanpa Kemoterapi, Bisakah?

Siapa saja pria yang berisiko terkena kanker payudara?

Berikut adalah beberapa kriteria yang meningkatkan risiko terkena kanker payudara pada pria:

- Berusia 60 sampai 70 tahun. Kasus ini paling jarang mengenai pria berusia kurang dari 35 tahun

- Memiliki riwayat paparan radiasi di dada
Pembesaran payudara akibat penggunaan obat-obatan hormon, infeksi, atau racun

- Mengonsumsi estrogen

- Kondisi genetik langka bernama klinefelter’s syndrome

- Sirosis hati

- Penyakit pada testis seperti trauma, mumps orchitis, atau testis tidak turun

- Obesitas

- Gejala kanker payudara pada pria

Secara umum, gejalanya sama dengan yang dialami oleh wanita. Sebagian besar kasus disadari ketika pria menemukan benjolan lunak di dadanya.

Namun sayangnya, sebagian besar pria menundanya hingga gejala berkembang lebih parah karena menganggap benjolan tersebut bukan masalah serius. Gejala lebih lanjut bisa menunjukkan keluarnya darah dari puting.

Jika sudah bergejala parah seperti ini biasanya kanker telah menyebar lebih luas dan mungkin lebih sulit untuk dirawat.

Untuk memastikan apakah benjolan tersebut adalah kanker, pria harus melakukan pemeriksaan fisik, mamografi, dan biopsi.

Baca juga: Masih Jadi Momok, Berikut 5 Cara Kurangi Risiko Kanker Payudara

Perawatan
Terdapat beberapa terapi yang bisa dilakukan. Namun, kombinasi beberapa terapi mungkin membantu meningkatkan kesembuhan pada pasien.

Operasi pengangkatan payudara. Dokter biasanya juga akan mengangkat sebagian kelenjar limpa di dekatnya untuk memastikan jika kanker sudah menyebar atau belum.

Terapi radiasi setelah operasi bisa membantu membunuh sel kanker yang mungkin tidak terangkat ketika prosedur operasi.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved