Manfaat Luar Biasa Pisang Saat Diare, Ini Cara Mengolahnya

Memiliki manfaat untuk mengatasi gangguan pencernaan, buah pisang ternyata dapat dikonsumsi dalam berbagai cara

Editor: Maskartini
Tribun Manado
Ilustrasi buah pisang 

TRIBUNNEWSWIKI.COM -  Diare adalah gangguan pencernaan yang membuat seseorang buang air besar lebih sering dari biasanya.

Ketika kondisi ini terjadi, kita seringkali dianjurkan untuk makan pisang untuk mengatasinya.

Kenapa harus makan pisang saat diare?

Pisang termasuk dalam diet BRAT yang direkomendasikan untuk penderita diare. Diet BRAT adalah singkatan dari banana (pisang), rice (nasi), applesauce (saus apel, yakni apel yang dihaluskan), dan toast (roti panggang).

Pola makan BRAT adalah konsumsi jenis makanan yang memiliki serat padat tetapi mudah dicerna oleh organ pencernaan sehingga dapat membantu membuat feses menjadi lebih padat.

Sumber kalori utama dalam pola makan BRAT berasal dari roti dan nasi yang merupakan karbohidrat sederhana, namun mudah dicerna dan dapat membantu menghasilkan energi.

Sedangkan, buah apel dan pisang bermanfaat untuk mengatasi diare. Pisang dipilih karena dapat mengembalikan mineral tubuh, terutama kalium, yang hilang.

Sebuah hasil penelitian menemukan bahwa bayi di atas usia 6 bulan yang mengalami diare menunjukkan kondisi membaik sekitar 24 jam setelah diberikan pisang mentah.

Kemudian, pada hari kelima, hampir semua bayi yang diberi pisang mentah sudah benar-benar pulih.

Sementara, mereka yang berada dalam kelompok kontrol, yang tidak diberikan pisang mentah, terus menderita diare hingga 10 hari.

Adapun beberapa manfaat pisang untuk diare selengkapnya adalah sebagai berikut:

1. Mengandung pektin atau serat larut air

Pisang mengandung pektin atau serat larut air. Saat kita mengalami diare, air yang dikeluarkan akan lebih banyak dibandingkan air yang diserap oleh tubuh. Akibatnya, tekstur feses menjadi cair.

Makan pisang dapat merangsang penyerapan air dan garam di usus besar sehingga membantu kerja usus agar lebih mudah mengolah sisa makanan menjadi feses yang lebih padat.

Selain itu, fungsi pektin juga merangsang produksi lendir pada usus besar dan usus halus. Ini bertujuan sebagai penghalang antara lapisan lambung dan zat asam lambung yang dapat memicu sakit perut saat diare.

2. Menggantikan elektrolit tubuh yang hilang

Diare membuat tubuh kehilangan banyak air dan elektrolit yang keluar bersama feses. Nah, jika cairan dan elektrolit dalam tubuh tidak kembali diisi ulang, kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi parah.

Pisang yang banyak mengandung kalium berfungsi menggantikan cairan elektrolit tubuh yang hilang akibat keluar bersama feses.

3. Meningkatkan bakteri baik pada sistem pencernaan

Pisang juga dapat meningkatkan bakteri baik pada sistem pencernaan. Hal ini karena pisang mengandung serat dan senyawa prebiotik yang dikenal dengan nama fructooligosaccharide (FOS) atau oligofructan.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved