4 Fakta Vaksin Merah Putih yang Sudah Lolos Uji Klinis

vaksin merah putih ini menunjukkan hasil yang baik dalam menangkal COVID-19. Sehingga bisa diproduksi pada tahun 2022.

Editor: Maskartini
Tribun Manado
Ilustrasi vaksin. (Tribun Manado) 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Vaksin merah putih merupakan vaksin yang dikembangkan oleh para peneliti di Indonesia.

Untuk mengembangkan vaksin merah putih, pemerintah bekerja sama dengan 2 lembaga dan 4 universitas.

Dua lembaga tersebut diantaranya Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Untuk empat universitas meliputi Institur Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dikutip dari kompas.com, vaksin merah putih ini menunjukkan hasil yang baik dalam menangkal COVID-19. Sehingga bisa diproduksi pada tahun 2022.

Untuk mengetahui lebih detail tentang vaksin merah putih, berikut ini fakta-fakta menariknya.

Baca juga: 5 Hal Penting yang Harus Dilakukan Pasca Vaksin Covid-19

1. Bisa Menangkal virus COVID-19 varian delta

Fedik Abdul Rantam, selaku ketua peneliti vaksin merah putih, mengatakan bahwa berdasarkan hasil pengamatan (monitoring) calon vaksin merah putih, bisa menetralisasi varian COVID-19 dengan baik.

Dia juga mengatakan bahwa berdasarkan monitoring calon vaksin ini bisa mengenali antibodi terhadap varian delta.

Tidak hanya itu saja, vaksin ini juga bisa menetralisasi varian epsilon dan varian beta.

2. Sudah Lolos Uji Klinik 1 dan 2

Dikutip juga dari kompas.com, calon vaksin merah putih memang sudah dinyatakan lolos uji klinik tahap 1.

Fedik Abdul Rantam mengatakan bahwa hasil uji praklinik fase satu berjalan dengan baik. Bahkan, respon imun terhadap vaksin sangat menjanjikan.

Untuk Uji praklinik tahap dua, belum ada hasil yang bisa diungkapkan. Karena uji tahap dua ini masih dalam proses.

3. Dikawal BPOM

Penny K Lukito selaku Kepala BPOM mengatakan siap untuk membantu pengembangan vaksin merah putih ini.

Selain itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga akan mengawal regulasi (pengaturan) agar sesuai standar internasional.

Standar internasional itu berhubungan dengan aspek mutu, keamanan, dan khasiatnya.

Baca juga: 3 Cara Mencetak Sertifikat Vaksin Covid-19

4. Akan Diproduksi Pada Tahun 2021

Jika uji klinik vaksin merah putih berjalan dengan baik.

Kemudian, sudah sesuai dengan standar nasional dan sudah mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA).

Maka, vaksin merah putih bisa diberikan pada 2022.

Vaksin merah putih kemungkinan digunakan sebagai booster atau suntikan tambahan.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi mutasi corona yang menyebar dengan cepat di Indonesia.

Nah, itulah 4 fakta menarik dari vaksin merah putih. Salah satunya bisa menangkal virus COVID-19 varian delta.

 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved