Batik Indonesia Masuk Pasar Digital Korea Selatan, Ini Alasan Batik Jadi Budaya Warisan Dunia

Batik adalah kain bergambar yang dibuat dengan cara menuliskan atau menggambar menggunakan lilin malam.

Editor: Maskartini
Tribun Jogja
Viral Idola Korea Selatan Kenakan Batik Indonesia. 

Batik juga menjadi gambaran dari keberagaman budaya di Indonesia, yang terlihat dari sejumlah motifnya.

Karena keunikannya inilah yang membuat batik tidak hanya menarik bagi masyarakat Indonesia, tapi juga berbagai masyarakat diberbagai negara lainnya.

Bahkan batik sudah beberapa kali diperkenalkan sebagai budaya Indonesia ke berbagai negara, lo.

Selain itu, batik juga merupakan salah satu karya seni yang bernilai tinggi dari Indonesia.

Wah, tentunya ini menandakan kita sebagai masyarakat Indonesia harus selalu bangga pada batik, ya!

Untuk mengenal lebih jauh tentang pusaka Nusantara ini, dikutip dari Kompas.com berikut ulas ragam motif batik dari beberapa daerah di Tanah Air.

1. Batik Betawi

Batik Betawi memang tak sepopuler batik Yogyakarta, Solo, ataupun Pekalongan. Namun, kekayaan ragam motif batik

Betawi tak bisa diabaikan begitu saja. Dari segi warna, batik Betawi biasanya menggunakan warna-warna cerah, seperti hijau, merah, dan biru.

Lalu, untuk corak, batik Betawi kebanyakan terinspirasi dari nilai-nilai budaya yang terdapat di masyarakat. Diberitakan

Kompas.com, Senin 2 Oktober 2017, batik Betawi memiliki motif kuno yang meliputi motif nusa kelapa, motif ciliwung, motif rasamala, motif salakanegara, motif pucuk rebung, dan motif ondel-ondel.

Sayangnya, kini motif batik Betawi tersebut sudah sulit ditemui. Satu-satunya motif batik Betawi kuno yang masih bertahan adalah motif ondel-ondel. Dari sisi makna, motif ondel-ondel melambangkan

tolak bala. Selain motif kuno, batik Betawi juga menghadirkan ragam motif modern yang meliputi motif monas, kembang kelapa, dan bahkan motif TransJakarta.

2. Batik Yogyakarta

Yogyakarta menjadi salah satu daerah penghasil batik paling populer di Indonesia. Selain itu, daerah yang dijuluki

kota budaya ini juga memiliki ragam motif batik yang penuh makna dan biasanya masing-masing motif hanya digunakan pada momen-momen tertentu.

Beberapa motif batik Yogyakarta yang akrab ditemui di antaranya motif ceplok, motif truntum, motif parang, motif nitik, dan motif kawung.

Ambil contoh motif kawung. Pada motif ini, tergambar empat lingkaran berbentuk elips yang mengelilingi lingkaran kecil sebagai pusat.

Lingkaran elips tersebut disusun memanjang menurut garis diagonal miring ke kiri atau ke kanan berselang-seling. Adapun inspirasi motif ini berasal dari buah aren yang dibelah dua.

Tak sekadar gambar, motif tersebut ternyata punya makna yang dalam, yaitu menunjukkan empat arah angin dengan lambangnya masing-masing.

Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
1966 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved