Syarat Naik Pesawat Lion Air 12-16 Agustus 2021

Kartu atau sertifikat vaksin akan masuk dalam data dan terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.

Editor: Maskartini
TRIBUN PONTIANAK/MASKARTINI
Penumpang Penerbangan Perdana Wings Air Pontianak-Putussibau 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemerintah Indonesia kembali memperpanjang kebijakan PPKM Darurat Level 4, 3, dan 2 hingga 16 Agustus 2021.

Adapun, hal ini memengaruhi aturan perjalanan maskapai penerbangan Lion Air Group yakni Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), dan Batik Air (kode penerbangan ID).

Mengutip siaran pers yang Kompas.com terima, Kamis (12/8/2021), ketentuan penerbangan domestik disesuaikan dengan kebijakan pemerintah yakni sebagai berikut:

Level 4, 3, dan 2 di Jawa dan Bali
Level 4 di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, dan Papua
Level 3, 2, dan 1 di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT, Maluku, dan Papua
Saat ini, maskapai penerbangan membatasi usia penumpang yang bisa melakukan perjalanan udara yakni hanya mereka yang berada di atas 12 tahun.

Baca juga: SEJARAH Berdirinya Sriwijaya Air, Keisengan Chandra Lie Ingin Punya Maskapai Penerbangan Sendiri

Selain itu, calon penumpang perlu memerhatikan sejumlah poin yakni sebagai berikut:

Penumpang wajib memperhatikan masa berlaku dari hasil tes Covid-19 sesuai ketentuan, dan memastikan bahwa hasilnya negatif.

Pemeriksaan atau pengujian sampel Covid-19 hanya di laboratorium yang terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan.

Hasil tes PCR akan masuk dalam data dan terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.

Wajib sudah divaksin Covid-19 minimal dosis pertama, dan menunjukkan kartu atau sertifikat vaksin.

Kartu atau sertifikat vaksin akan masuk dalam data dan terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.

Perjalanan untuk kepentingan khusus (mendesak), kondisi hamil, atau sakit tertentu yang belum/tidak divaksin harus menunjukkan surat keterangan medis yang valid dan asli dari dokter spesialis.

Merujuk pada poin sebelumnya, surat keterangan harus menyatakan bahwa pelaku perjalanan dalam keadaan sehat, dan ada alasan detail mengapa belum/tidak dapat divaksin.

Penumpang yang transit dan pindah pesawat masih di area ruang tunggu (tidak keluar dari bandara), maka tidak mengikuti PPKM Level 4, 3, 2, dan 1.

Penumpang yang transit dan pindah pesawat dengan keluar bandara wajib mengikuti ketentuan PPKM Level 4, 3, 2, dan 1.

Selain ketentuan yang perlu diperhatikan di atas, terdapat syarat lain yang perlu diketahui oleh calon penumpang.

Adapun, syarat-syarat tersebut lebih merinci dan telah disesuaikan berdasarkan kategori PPKM suatu daerah. Berikut Kompas.com rangkum, Kamis 12 Agustus 2021.

Perlu dicatat bahwa ada perbedaan dalam hasil tes Covid-19 yang ditunjukkan berdasarkan status vaksinasi.

Baca juga: Syarat Terbaru Penerbangan Sriwijaya, Larangan Membawa Anak

Rute domestik antarbandara di Jawa dan Bali

Calon penumpang hanya perlu menunjukkan bukti vaksin dua dosis dan hasil negatif rapid antigen 1x24 jam. Jika baru dapat dosis pertama, tunjukkan hasil negatif tes PCR 2x24 jam.

Daerah yang berlakukan syarat tersebut adalah sebagai berikut:

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved