Fungsi 5 Jenis Marka di Jalan Raya, Pengendara Harus Tahu

tidak semua pengguna mobil dan motor mengerti atas fungsi maupun kegunaannya

Editor: Maskartini
Tribun Pontianak/Ferryanto
Jalan Gusti Sululelanang. Sabtu 6 Maret 2021. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Marka jalan merupakan bagian dari rambu lalu lintas. Bentuknya bisa berupa gambar garis melintang, membujur, dan serong guna mengarahkan arus kendaraan bermotor.

Bagi para pengendara, tentu fasilitas tersebut sudah sangat sering dan akrab dilihat.

Tetapi, tidak semua pengguna mobil dan motor mengerti atas fungsi maupun kegunaannya.

Padahal, sebagaimana termaktub dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 67 Tahun 2018, marka jalan sangatlah penting. Lebih jauh mampu menekan potensi kecelakaan di jalan.

Baca juga: Fungsi dan Manfaat Atmosfer, Apakah Hanya Ada di Bumi?

Dalam beleid-nya, terdapat lima jenis marka jalan dengan fungsi berbeda-beda. Melansir laman resmi Auto2000, berikut rinciannya;

Sejauh ini konstruksi jalur tol utama sepanjang 15,3 kilometer itu sudah rampung.

Saat ini penyelesaian marka jalan dan penunjang lainnya masih tersisa sedikit.
Lihat Foto
1. Marka membujur utuh

Marka jalan membujur utuh adalah tanda lalu lintas berupa garis lurus yang tergambar di tengah-tengah permukaan jalan raya.

Fungsinya, bila berada di tengah jalan ialah sebagai larangan bagi kendaraan untuk melintasi garis tersebut atau pun sebagai pembagi lajur kendaraan.

Namun, bila letaknya di tepi jalan, maka fungsinya adalah sebagai tanda peringatan tepi jalur lalu lintas.

Makna garis putih lurus adalah pengendara tidak diperbolehkan mendahului kendaraan lain dan tetap berada di jalur masing-masing.

2. Marka putih membujur putus-putus

Di samping marka garis lurus utuh, ada pula marka membujur garis putus-putus. Fungsi dari rambu-rambu di permukaan jalan raya ini adalah sebagai pembatas dan pembagi jalur, peringatan adanya marka membujur garis utuh di depan, dan pengarah lalu lintas.

Fungsi marka putus-putus ini terkadang dapat pula digantikan sementara oleh kerucut lalu lintas (cone).

Baca juga: Pengertian Mikroskop dan Fungsinya Bagi Saintis

Bila pengendara menemukan garis bujur putih putus-putus tergambar di tengah jalan raya, itu artinya Anda boleh mendahului kendaraan lain yang berada di depan.

Akan tetapi, tetap harus mempertimbangkan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan untuk menghindari risiko benturan.

3. Marka putih membujur ganda utuh dan putus-putus

Marka jalan garis utuh dan putus-putus seringnya ditemukan di jalanan perkotaan. Bila pengendara menemukan rambu-rambu ini, maka artinya bisa dua hal.

Pertama, bila Anda mengendarai di sisi garis putus-putus, maka mobil yang dikendarai boleh pindah jalur ke sisi sebelahnya.

Kedua, bila posisi mobil ada di sisi garis putih lurus utuh, maka artinya Anda tidak boleh berpindah jalur dan melintasi garis ganda tersebut.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved