Dokumen yang Wajib Disiapkan Untuk Perpanjang STNK Motor dan Mobil

STNK memiliki dua jenis perpanjangan. Ada yang satu tahun sekali (terkait pajak) dan lima tahun sekali.

Editor: Maskartini
Tribun Jogja
Ilustrasi BPKB dan STNK. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Langkah-langkah dan biaya perpanjangan surat izin mengemudi (SIM) menjadi informasi penting bagi tiap pemilik kendaraan bermotor agar tidak terjadi hal tidak diinginkan di kemudian hari mengenai kepemilikan resmi.

Pasalnya, di dalam STNK terdapat berbagai informasi penting terkait sepeda motor maupun mobil.

Jadi, penting untuk memastikan dokumen tersebut tetap aktif.

Adapun mengenai skemanya, STNK memiliki dua jenis perpanjangan. Ada yang satu tahun sekali (terkait pajak) dan lima tahun sekali.

Perbedaannya, pada lima tahunan pemilik juga bakal mengganti nomor polisi kendaraan.

Baca juga: Fungsi 5 Jenis Marka di Jalan Raya, Pengendara Harus Tahu

Melansir Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, mengganti plat nomor polisi adalah kewajiban semua pemilik kendaraan di indonesia. Jika lalai, siap-siap terkena sanksi denda atau pidana.

Pada pasal 288 ayat (1), denda maksimal keterlambatan memperpanjang STNK lima tahunan adalah Rp 500.000 dan pidana penjara maksimal 2 bulan.

Khusus untuk pajak lima tahunan, pemilik tidak bisa memanfaatkan layanan daring atau online.

Jadi, Anda harus datang langsung ke kantor Samsat.

Lebih lanjut, berikut tahapannya:

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved