9 Jenis Diet Populer, Apakah Diet Vegan Efektif Turunkan Berat Badan?

Diet yang benar tentunya tidak hanya menurunkan berat badan, tetapi juga dapat dijadikan pola makan sehari-hari

Editor: Maskartini
Kompas.com
Ilustrasi body ideal. 

Itu artinya, pelaku diet vegan akan menyantap lebih sedikit makanan karena pilihan makanan yang tersedia tidaklah banyak, itu juga berarti mengonsumsi kalori dalam jumlah yang lebih sedikit.

Makanan yang bisa dikonsumsi dalam pola makan vegan pun cenderung tinggi serat, yang mana merupakan makanan baik untuk mengisi usus.

Makanan berserat tinggi umumnya juga mengandung banyak air, seperti sayuran dan buah-buahan.

Jenis makanan ini biasanya membutuhkan kita untuk lebih banyak mengunyah, yang kemudian akan memerlambat proses makan, serta menurunkan level hormon kelaparan.

Manfaat lain yang dapat diperoleh dari diet vegan, yaitu makanan kaya serat bisa "menghalangi" beberapa makanan dalam proses pencernaan. Artinya, sejumlah kalori tidak diproses di usus kecil sebelum berpindah ke usus besar.

Material makanan akan dipindahkan lewat usus besar lalu difermentasi oleh bakteri di usus besar.

Produk fermentasi --di antaranya asam lemak rantai pendek-- mampu memengaruhi hormon yang berkaitan dengan rasa kenyang.

"Mengonsumsi produk makanan nabati utuh bisa sangat mengenyangkan, tapi dengan lebih sedikit kalori dibandingkan pola makan standar Amerika," ucap Spencer Nadolsky, DO, dokter obesitas kepada RPHealth.com.

Sebuah meta-analisis yang dilakukan pada tahun 2015 mendukung hal ini. Riset tersebut mengungkap, bahwa mereka yang berada dalam kelompok diet vegan kehilangan berat badan secara signifikan lebih banyak daripada mereka yang berada pada kelompok diet non-vegan.

Kendati penelitian tersebut menunjukkan hasil menjanjikan, tidak seluruh pakar kesehatan menyarankan diet vegan sebagai langkah terbaik untuk menurunkan berat badan.

"Saya tidak secara khusus menganjurkan orang untuk fokus pada penurunan berat badan ketika mengikuti pola makan vegan (atau pola makan lainnya),"kata Willow Jarosh, MS, RD dari Willow Jarosh Nutrition di NYC.

"Karena saya pikir itu meminimalkan hal-hal seperti kenikmatan dan kepuasan, lalu menempatkan penurunan berat badan di atas segalanya," imbuhnya.

Perlu diingat, bahwa pola makan vegan lebih terbatas. Ketika orang-orang tampaknya sudah membatasi makanan tertentu demi fokus pada penurunan berat badan, pola makan vegan cenderung punya pilihan makanan yang lebih sempit.

Bukan berarti pola makan vegan tidak sehat atau mustahil dilakukan. Tetapi, diperlukan perencanaan yang baik untuk memastikan bahwa asupan nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan tubuh tetap terpenuhi secara optimal.

Kunci dari mengikuti segala bentuk pola makan untuk menurunkan berat badan, menjaga berat badan atau untuk meningkatkan kesehatan yaitu dengan menjalani pola makan yang bisa dipertahankan seumur hidup.

Tak hanya berbentuk sayuran dan buah-buahan, makanan vegan juga dapat berupa kue vegan, donat, kentang goreng, soda, burger, serta tahu goreng. Namun, vegan junk food tetaplah junk food. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 9 Jenis Diet Populer Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
1907 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved