Daftar Nama 121 Fintech Lending yang Terdaftar dan Berizin OJK

OJK menghimbau masyarakat untuk menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah terdaftar/berizin dari OJK.

Editor: Maskartini
Tribun Sumsel
Ilustrasi pinjaman online. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemberian pinjaman terus berkembang di era digital. Banyak perusahaan jasa pinjaman online yang menawarkan jasanya bahkan dengan iming-iming hampir tanpa bunga.

Namun ada juga yang menawarkan bunga tinggi, hingga berapa puluh kali lipat dan terjetat hutang. Per Agustus, jumlah pemain fintech peer to peer (P2P) lending berkurang lagi.

Untuk menghindari jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali melaporkan data terbaru fintech lending terdaftar maupun berizin yang saat ini berjumlah 121 fintech per 27 Juli 2021.

Dalam laporannya, OJK menyebutkan bahwa ada penambahan satu pemain fintech yang akhirnya mendapatkan izin.

Baca juga: 6 Ciri Pinjaman Online Ilegal

Sementara itu, ada tiga pemain fintech yang harus melakukan pembatalan tanda bukti terdaftar fintech lending.

Adapun penyelenggara fintech lending yang berubah status berizin yaitu, PT Lentera Dana Nusantara atau dikenal dengan nama ShopeePay Later yang merupakan layanan paylater dari e-commerce Shopee.

Dengan demikian, jumlah penyelenggara fintech lending berizin menjadi 68 penyelenggara

“Selain itu, terdapat 3 (tiga) pembatalan tanda bukti terdaftar fintech lending yaitu, PT Perlu Fintech Indonesia (iTernak), PT Digitron Solusi Indonesia (asakita), dan PT Jayindo Fintek Pratama (SolusiKita) dikarenakan ketidakmampuan penyelenggara meneruskan kegiatan operasional,” kata OJK yang dikutip Kontan.co.id, Senin 2 Agustus 2021.

Dengan adanya pengumuman tersebut, OJK menghimbau masyarakat untuk menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah terdaftar/berizin dari OJK.

Berikut rincian daftar fintech berizin dan terdaftar di OJK per 27 Juli 2021:

Daftar fintech berizin:
ShopeePayLater
Danamas
Investree
Amartha,
Dompet Kilat,
Kimo,
Toko Modal,
UangTeman,
Modalku,
KTA Kilat,
Kredit Pintar,
Maucash, Finmas,
KlikACC,
Akseleran,
Ammana.id,
PinjamanGo,
KoinP2P,
Pohondana,
Mekar
AdaKami
Esta Kapital Fintek,
Kreditpro,
Fintag,
Rupiah Cepat,
Crowdo,
Indodana,
Julo,
Pinjamwinwin,
DanaRupiah,
Taralite,
Pinjam Modal,
Sanders One Stop Solution,
Alami,
Awan Tunai,
Dana Kini,
Singa,
Duha SYARIAH,
Dana Merdeka,
Easycash,
Pinjam Yuk,
FinPlus,
UangMe,
PinjamDuit,
Dana Syariah,
Batumbu,
KREDITO,
Cashcepat,
Komunal,
KlikUMKM,
Adapundi,
Pinjam Gampang,
cicil,
lumbungdana,
360 KREDI,
Dhanapala,
Kredinesia,
Pintek,
ModalRakyat,
Restock.ID,
DanaBagus,
SOLUSIKU,
Cairin,
Invoila,
TrustIQ,
KLIK KAMI,
UKU,
Modal Nasional

Baca juga: Syarat Daftar KUR BRI Bantuan Pinjaman Rp 100 Juta Tanpa Agunan, Login https://kur.bri.co.id

Daftar fintech terdaftar:
TunaiKita,
iGrow,
Cashwagon,
GRADANA,
Findaya,
AKTIVAKU,
KrediFazz,
CROWDE,
TaniFund,
danaIN,
Indofund.id,
AVANTEE,
danabijak,
KawanCicil,
KREDIT CEPAT,
Danacita,
samakita,
vestia,
Asetku,
danafix,
LAHANSIKAM,

gandengtang,
Danai.id,
JEMBATANEMAS,
qazwa,
One Hope,
SOLUSIKU,
Tree+,
edufund,
FinanKu,
UATAS,
dumi
Pundiku,
TEMAN PRIMA,
OK!P2P,
DoeKu,
BANTUSAKU,
KlikCair,
AdaModal,
kontanku,
ikimodal,
ETHIS,
KAPITALBOOST,
PAPITUPI Syariah,
Finteck Syariah,
Samir,
Optima,
BBX FINTECH,
Ringan,
Saku Ceria,
indosaku,
IVOJI,
pinjamindo,
KOTAKKOI

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Hindari pinjol ilegal! Ini 121 fintech P2P lending terdaftar dan berizin dari OJK

 

 

Sumber: Kontan
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved