Hukum Berqurban Bagi Seorang Muslim, Ini Syarat dan Sunnah Saat Menyembelih Hewan

Hukum berkurban bisa menjadi wajib jika dalam bentuk kurban karena nazar atau janji.

Editor: Maskartini
TRIBUN PONTIANAK/MASKARTINI
Memberi makan hewan qurban. Hukum Berqurban Bagi Seorang Muslim, Ini Syarat dan Sunnah Saat Menyembelih Hewan 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hari Raya Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban bagi yang mampu menunaikannya. ada sebutan lain bagi hari besar umat Islam ini, yaitu Lebaran Haji.

Adapun hewan yang disembelih untuk ibadah kurban yaitu sapi, kambing, domba, kerbau, maupun unta.

Kata Kurban berasal dari bahasa Arab “Qariba -Yaqrabu –Qurbanan” yang berarti dekat.

Maksudnya mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan mengerjakan perintah-Nya.

Sedangkan dalam pengertian syariat, kurban ialah menyembelih hewan ternak yang memenuhi syarat tertentu yang dilakukan pada hari raya Idul Adha dan hari tasyrik yakni tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijjah semata-mata untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kurban hukumnya sunnah mu’akkad bagi orang Islam yang mampu.

Hukum berkurban bisa menjadi wajib jika dalam bentuk kurban karena nazar atau janji.

Baca juga: Tata Cara Shalat Idul Adha di Rumah, Lengkap dengan Bacaan Niat Hingga Khutbah

Sebagian ulama ada yang berpendapat bahwa hukum kurban adalah wajib.

Mereka  menggunakan dasar hukum dari hadis Rasulullah SAW sebagai berikut:

“Rasulullah Saw. bersabda: “Barang siapa yang memiliki kemampuan, tetapi tidak berkurban, maka janganlah dia mendekati tempat shalat kami” (HR.  Ahmad).

Namun menurut jumhur ulama Syafi’iyyah bahwa hukum kurban adalah sunnah mu’akkad bagi yang mampu dan memenuhi syarat.

Dalam pandangan Islam orang yang telah mampu tetapi tidak melaksanakan kurban maka dikategorikan orang yang tercela bahkan sangat dibenci oleh Rasululah SAW sebagaimana firman Allah SWT:

Artinya: “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak, Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah, Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus.” (QS. Al-Kautsar [108]: 1-3).

Dan hadis Nabi SAW dari ibnu Abbas Ra. Ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda “Aku diperintahkan menyembelih kurban dan kurban tidak wajib bagimu.” (HR. Ad- Daruqutni).

Jenis hewan yang boleh digunakan untuk berkurban adalah dari golongan Bahiimatu al-An`aam, yaitu hewan yang diternakkan untuk diperah susunya dan dikonsumsi dagingnya yaitu, unta, sapi, kerbau, domba atau kambing.

Seekor kambing atau domba hanya digunakan untuk kurban satu orang, sedangkan seekor unta, sapi atau kerbau bisa digunakan untuk kurban tujuh orang.

Sedangkan hewan yang yang paling utama untuk berkurban secara berurutan adalah unta, sapi/kerbau dan kambing/domba.

Adapun syarat hewan kurban adalah sebagai berikut:

a. Cukup umur, yaitu:

1) Unta berumur 5 tahun memasuki enam tahun.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved