Laris Manis Ditengah Pandemi, Tas Hermes Dianggap Investasi Masa Kini

penjualan tas klasik Birkin dan Kelly mengalami peningkatan 12,3 persen dalam penjualan kuartal keempat,menjadi Rp34 T

Editor: Maskartini
Instagram Hermes
Tas Hermes seharga miliaran rupiah. Laris Manis Ditengah Pandemi, Tas Hermes Dianggap Investasi Masa Kini 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pandemi Covid-19 mungkin telah membuat sebagian besar brand mengalami kerugian, bahkan kebangkrutan.

Pihak Hermès mengatakan, penjualan tas klasik Birkin dan Kelly mengalami peningkatan 12,3 persen dalam penjualan kuartal keempat, menjadi 2,54 miliar dollar AS atau sekitar Rp 34,4 triliun.

Beberapa analis juga mengungkapkan, tas tangan mewah diuntungkan karena konsumen kaya sekarang memiliki lebih sedikit tempat untuk membelanjakan uang mereka.

Meskipun banyak butik yang ditutup karena virus corona, Hermès yang sudah berusia 184 tahun ini mengaku secara umum penjualan hanya turun sebanyak enam persen.

Sementara, grup mewah Kering yang memiliki merek Gucci mengalami penurunan penjualan hingga 16 persen.

"Gucci mengalami momen fesyen paling luar biasa ketika orang-orang bepergian, ada acara seperti pembukaan sesuatu atau pemutaran perdana," kata pakar kemewahan, Michele Ateyeh.

Label dari Italia yang ikonik itu memang dikenal dengan warna mencolok dan berani.

Tetapi, tas Hermès memiliki model klasik yang tidak terlupakan dan mendapatkan nilai besar di pasar penjualan kembali (resale). Sehingga menjadi sarana investasi masa kini.

Menurut pemilik Madison Avenue Couture, Judy Taylor, penjualan terbanyak adalah tas dengan warna klasik, termasuk abu-abu, hitam, emas, off-white, dan karamel.

Butik tersebut menjual 30 persen lebih banyak tas Hermès tahun lalu daripada tahun 2019. Maka, tahun 2020 menjadi tahun terbaik dalam 11 tahun sejarah penjualannya.

"Bahkan kenaikan harga 10-20 persen untuk pengecer tidak mengurangi permintaan. Harga rata-rata tas Hermès menembus angka 20.000 dollar AS atau sekitar Rp 281 juta, untuk pertama kalinya pada tahun lalu,"

Hermès juga mendapat keuntungan dari beberapa "promosi" gratis melalui rapper Cardi B.

Misalnya ketika Cardi B memamerkan lemari penuh tas Hermès di Instagram pada bulan Oktober, dan dia memberi putrinya yang berusia dua tahun tas Birkin seharga 8.000 dollar AS sekitar Rp 112 juta.

Diketahui, saham Hermès pada hari Jumat 19 Februari 2021 melonjak naik hingga tiga persen dan ditutup pada 116,51 dollar AS.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Tas Hermes Tetap Laris Manis di Tengah Pandemi, Ada yang Terjadi?

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
1811 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved