Waspada Virus Corona Varian Delta, Begini Cara Penularannya yang Sangat Cepat

Delta telah dikaitkan dengan penularan di rumah tangga yang diperkirakan 60 persen lebih tinggi

Editor: Maskartini
Tribunnews
Ilustrasi virus. Waspada Virus Corona Varian Delta, Begini Cara Penularannya yang Sangat Cepat 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Varian Delta merupakan salah satu varian baru virus corona yang tengah mewabah di sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Memiliki kemampuan transmisi atau penularan yang sangat tinggi, varian ini lebih mudah menular dibandingkan varian lainnya.

Melansir laman kompas.com, Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc SpP(K), dokter spesialis paru dari Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dari Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengatakan bahwa Delta juga bisa mengelabui sistem imun tubuh.

“Jadi, kalau ada virus masuk, biasanya otomatis sistem imun kita akan bereaksi melakukan perlawanan. Nah, virus (varian Delta) ini mengelabui sistem imun kita dan seseorang itu akan menjadi sakit,” jelas dr. Erlina, dalam Webinar bertajuk “Isolasi Mandiri Pasien Covid”, Jumat, 2 Juli 2021.

Delta telah dikaitkan dengan penularan di rumah tangga yang diperkirakan 60 persen lebih tinggi dibandingkan penularan varian lain.

Baca juga: Ini Gejala Virus Corona Varian Delta yang Lebih Mudah Menular

“Karena saking banyaknya yang terjangkit, akhirnya banyak juga yang memerlukan perawatan di rumah sakit,” katanya.

dr. Erlina menjelaskan, infeksi varian Delta menimbulkan gejala yang sedikit berbeda dari varian yang lama.

Adapun gejala yang muncul cenderung flu yang berat, seperti sakit kepala, demam, batuk, pilek, dan bersin-bersin.

Menurut dr. Erlina, orang yang memakai masker akan mudah jatuh sakit jika menghirup udara yang mengandung virus.

“Kalau bersin-bersin ini kan sebagian dari droplet itu yang keluar ukurannya sangat kecil (aerosol) seperti uap. Dia (droplet) melayang-layang di udara. Kalau ada yang lewat di lokasi tersebut tanpa pakai masker, maka akan menghirup udara tersebut. Akhirnya, dengan mudahnya menjadi sakit, apalagi virus itu sangat pintar mengelabui sistem imun,” paparnya.

Lebih lanjut, dr. Erlina mengatakan bahwa varian Delta dapat berpengaruh terhadap efektivitas vaksin sehingga harus diwaspadai.

Mengenai varian baru virus corona, dr. Erlina memaparkan tiga kriteria yang harus diwaspadai, yakni:

1. Bersifat lebih mudah menular atau transimisinya sangat tinggi.

2. Lebih berbahaya.

3. Memiliki sifat yang dapat menurunkan efektivitas vaksin.

Baca juga: Mengapa Virus Varian Delta Berbahaya? Ini Gejalanya

Jika varian baru virus corona memiliki salah satu kriteria tersebut, ia akan dimasukkan dalam kelompok “variant of concern” atau varian yang perlu perhatian khusus.

Penting diketahui bahwa kemungkinan terjadinya mutasi virus akan semakin tinggi jika penularannya semakin banyak.

“Jadi, kalau nggak mau ada mutasi, cegahlah penularan. Kalau nggak mau ada penularan, jalankan prokes (protokol kesehatan), lakukan vaksinasi, dan tingkatkan sistem imun,” ujar dr. Erlina.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ahli Ungkap Cara Varian Delta Menular dengan Cepat https//www.kompas.com/sains/read/2021/07/03/130200123/ahli-ungkap-cara-varian-delta-menular-dengan-cepat?page=all#page2

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
1802 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved