13 Keutamaan Mendirikan Salat Lima Waktu

Melaksanakan Shalat Lima Waktu, Maka Akan Mampu Digunakan Sebagai Alat Untuk Mencuci Dosa

Penulis: Maskartini
Editor: Maskartini
TRIBUN PONTIANAK
Salat jumat berjamaah di Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Jumat 5 Juni 2020. Penerapan new normal akan dimulai dari tempat-tempat ibadah. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Muslim yang beriman sudah pasti menunaikan kewajibannya mendirikan salat lima waktu.

Ada beberapa keutamaan shalat lima waktu apabila dikerjakan tepat waktu dan penuh kekhusyukan.

Shalat secara umum bisa di artikan sebagai tiang dari agama ya sobat. Dilansir dari Dalamislam.com jika sebuah rumah tidak terdapat tiang penyangga sebagai bahan utama dalam proses pembangunan, apakah rumah tersebut masih bisa berdiri tegak?

Jawabannya yakni sebuah rumah tersebut akan ambruk dan kemudian rata dengan tanah. Ini hanyalah sebagai gambaran saja agar bisa lebih mudah dalam mencerna maksud dari kata “tiang agama”.

Baca juga: KEUTAMAAN Salat Berjamaah, Pahalanya 27 Derajat Lebih Besar

Berikut ini adalah keutamaan shalat lima waktu yang bisa anda perhatikan dengan baik, antara lain :

1. Shalat Bisa Diibaratkan Sebagai Sumber Cahaya yang Abadi Baik di Dunia atau pun di Akhirat Kelak

Mengapa dengan melaksanakan shalat lima waktu bisa menjadi sumber cahaya yang kekal baik di dunia dan di akhirat? Dengan melaksanakan shalat, maka wajah anda akan terlihat lebih bersinar dan berseri – seri karena air wudu serta manfaat berwudhu dalam islam yang membasuh wajah anda tersebut.

Hal ini yang bisa mewakili salah satu alasan mengapa shalat lima waktu merupakan sumber cahaya.

Semua itu diperkuat dengan adanya penjelasan dari seseorang yang bernama ‘Abdullah bin ‘Amr, bahwasannya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda terkait hal itu :

“Siapa yang menjaga shalat lima waktu, baginya cahaya, bukti dan keselamatan pada hari kiamat. Siapa yang tidak menjaganya, maka ia tidak mendapatkan cahaya, bukti, dan juga tidak mendapat keselamatan. Pada hari kiamat, ia akan bersama Qorun, Fir’aun, Haman, dan Ubay bin Kholaf.” (HR. Ahmad 2: 169)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved