Bacaan Zikir Pagi dan Petang, Dibaca Setelah Subuh dan Magrib Hingga Pertengahan Malam

Inilah bacaan dzikir pagi dan petang, setelah salat subuh dan magrib, amalkan pada 10 hari terakhir Ramadhan ini

Editor: Maskartini
TRIBUN PONTIANAK/MASKARTINI
Ilustrasi zikir. Bacaan Zikir Pagi dan Petang, Dibaca Setelah Subuh dan Magrib. (Tribun Pontianak/Maskartini) 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan keistimewaan. Terlebih pada malam 10 hari terakhir, sangat dianjurkan untuk meningkatkan ibadah.

Inilah bacaan dzikir pagi dan petang, setelah salat subuh dan magrib, amalkan pada 10 hari terakhir Ramadhan ini.

Tak terasa, Ramadhan telah sampai pada 10 hari terakhir.

Salah satu ibadah yang ringan tapi punya manfaat luar biasa adalah berdzikir.

Arti dzikir sendiri adalah mengingat, dalam hal ini mengingat Allah SWT.

Tujuan mengucapkan kalimat dzikir yakni agar senantiasa mengingat Allah SWT dan memohon untuk selalu berada dalam lindungan-Nya.

Baca juga: BACAAN Zikir Salat Tahajud, Ini Niat dan Waktu Utama Salat

Dzikir baik dilakukan kapan saja, tapi ada waktu yang disebut mustajab, yakni pagi dan petang.

Hal itu sesuai dengan Quran surat Ar-Rum ayat 17.

فَسُبْحٰنَ اللّٰهِ حِيْنَ تُمْسُوْنَ وَحِيْنَ تُصْبِحُوْنَ

fa sub-ḥānallāhi ḥīna tumsụna wa ḥīna tuṣbiḥụn

Artinya:

"Maka bertasbihlah kepada Allah pada petang hari dan pada pagi hari (waktu subuh)."

Para ulama berpendapat, utamanya, dzikir pagi hari dilakukan pada waktu subuh sampai terbitnya matahari.

Sementara dzikir petang yaitu pada rentang waktu magrib sampai pertengahan malam sekitar pukul 23.00.

Maka, boleh diartikan bahwa dzikir baik diamalkan setiap selesai salat subuh dan magrib.

Ingin mengamalkan dzikir Ramadhan 2021 tapi belum tahu apa saja yang mesti dibaca?

Dilansir dari TribunStyle.com, bacaan dzikir pagi dan petang yang bisa diamalkan selama Ramadhan.

Bacaan Dzikir Pagi, Baik Diamalkan saat Subuh hingga Matahari Terbit

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَـٰذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَـٰذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

Ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillaah, wal hamdulillaah, laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamd, wa huwa 'alaa kulli syai-in qodiir. Robbi as-aluka khoiro maa fii haadzal yaumi wa khoiro maa ba'dahu, wa a'uudzu bika min syarri maa fii haadzal yaumi wa syarri maa ba'dahu, robbi a'uudzu bika minal kasali wa suu-il kibar, robbi a'uudzu bika min 'adzaabin fin-naari wa 'adzaabin fil qobr.

Sumber: TribunStyle.com

Halaman selanjutnya

Artinya:

...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved