Ramadan 2021

Berbuka Dengan Es Teh Manis Tidak Dianjurkan, Ini Alasannya

Kandungan asam tersebut dapat mengendap di dalam ginjal, sehingga risiko terkena batu ginjal meningkat.

Editor: Maskartini
Kompas.com
Ilustrasi Es Teh Manis. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berbuka puasa dengan yang segar-segar emang paling nikmat, salah satujya dengan es teh manis.

Namun ternyata, pakar kesehatan tidak menganjurkan es teh atau es teh manis sebagai minuman pertama yang dikonsumsi saat berbuka puasa.

Memang di saat berbuka kita sebaiknya mengonsumsi sesuatu yang manis untuk mengganti energi. Namun makanan dan minuman yang dimaksud memiliki rasa manis alami, seperti kurma atau buah-buahan.

Di sisi lain, rasa manis pada es teh berasal dari pemanis atau gula tambahan.

Sementara untuk es teh yang dikemas dalam kemasan kotak atau botol, kandungan gulanya jauh lebih tinggi dari asupan gula harian yang direkomendasikan.

Baca juga: Waspada, 8 Hal Ini Bisa Membatalkan Puasa

Melansir lifestyle.kompas.com, hal itu akan menimbulkan gangguan kesehatan selama berpuasa, seperti berat badan yang bertambah, tubuh lelah dan lemas, dan perut kembung karena kelebihan gula yang sulit dicerna tubuh.

Teh manis hangat lebih baik daripada es teh manis

Para pakar lebih merekomendasikan air putih atau air hangat guna mencegah sakit tenggorokan.

Bahkan, teh manis hangat dianggap jauh lebih baik ketimbang es teh manis karena tenggorokan menjadi lebih nyaman ketika berbuka puasa.

Menurut pakar kesehatan, tidak ada masalah bagi orang sehat yang mengonsumsi teh manis hangat. Sebab, setelah berpuasa, biasanya kadar gula darah menurun secara signifikan.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved