Penyajian Penganan Tradisional Amping Sambas, Bisa Disajikan dalam 4 Cara

Biasanya amping padi hanya bisa didapati secara terbatas sekali setahun pada saat acara "mungas taon" atau syukuran panen

Penulis: Maskartini
Editor: Maskartini
Tribun Pontianak/Istimewa/KPM PKH Sambas
Amping Sambas dengan beberapa sajian. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Amping padi atau biasa dikenal emping padi merupakan penganan kearifan lokal yang terbuat dari padi mengkal pilihan. 

Padi yang disangrai lalu ditumbuk dengan alu dan lesung kayu sedemikian rupa hingga berbentuk pipih. 

Produk amping padi memiliki nilai sejarah dan budaya pada masyarakat petani ladang atau huma, termasuk di Kabupaten Sambas.

Baca juga: Amping Sambas Penganan Lokal yang Ditumbuk di Lesung Kayu, Oleh-oleh Khas Produksi KPM PKH Sambas

Amping Sambas yang merupakan produk dari Program Keluarga Harapan (PKH).
Amping Sambas yang merupakan produk dari Program Keluarga Harapan (PKH). (Tribun Pontianak/Istimewa)

Amping padi termasuk produk yang susah untuk didapatkan. Biasanya amping padi hanya bisa didapati secara terbatas sekali setahun pada saat acara "mungas taon" atau syukuran panen. 

Saat ini, amping bisa dinikmati kapan saja dengan hadirnya produk amping padi ini dalam kemasan yang praktis dengan merk "Amping Sambas".

Baca juga: Amping Sambas Penganan Lokal yang Ditumbuk di Lesung Kayu, Oleh-oleh Khas Produksi KPM PKH Sambas

Cara Penyajian Sambas'>Amping Sambas

Bagi para penggemar emping padi (Amping Sambas), ikuti tips cara konsumsinya dalam empat pilihan berikut:

1. Cara pertama: Emping padi dikonsumsi langsung, tanpa bahan tambahan apapun. Ini cara yang paling mudah, namun tetap nikmat, karena emping padi punya tekstur yang renyah dan aroma wangi yang khas. Bisa mengingatkan masa lalu (bernostalgia).

2. Cara kedua: Emping padi dicampur dengan kelapa muda parut dan gula merah/gula pasir (sesuai selera). Cara ini membuat emping padi semakin nikmat.

Amping Sambas dengan beberapa sajian.
Amping Sambas dengan beberapa sajian. (Tribun Pontianak/Istimewa/KPM PKH Sambas)

Dengan campuran kelapa muda parut dan gula merah/gula pasir menjadikannya terasa lemak-manis yang nikmatnya padu di lidah.

3. Cara ketiga: Emping padi diseduh dengan air panas dicampur santan/susu dan gula merah/gula pasir. Nikmatnya nyaris tak terbantahkan.

Emping paginya jadi mengembang dan lembut. Hal ini layaknya kita mengkonsumsi oat gandum. Cocok untuk menu sarapan pagi, dan bahkan sebagai pengganti nasi.

4. Cara keempat: Emping padi dicampur dengan serawa (kuah kental yang dibuat dengan bahan air, santan, gula merah dan telur ayam yang dimasak). Semakin lengkap kenikmatannya.

Baca juga: Lada Batu Layar Produk Unggulan Dusun Batu Layar, Desa Sendoyan Sambas

Demikian tips singkatnya. Selamat mencoba. Apabila ada cara lain, saran dan koreksi, harap ditambahkan di kolom komentar. 

Ayo beli #AmpingSambas (produk KPM PKH Kab. Sambas), dan pilih salah satu cara menikmatinya sesuai selera Anda. Rasakan sensasi nostalgia dan nikmatnya makan emping padi bersama keluarga.

Dengan membeli Sambas'>Amping Sambas berarti Anda turut serta membangun ekonomi dan melestarikan budaya masyarakat Indonesia.

Ikuti kami di
KOMENTAR
1437 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved