Amping Sambas Penganan Lokal yang Ditumbuk di Lesung Kayu, Oleh-oleh Khas Produksi KPH PKH Sambas

amping bisa dinikmati kapan saja dengan hadirnya produk amping padi ini dalam kemasan yang praktis

Tribun Pontianak/Istimewa
Amping Sambas yang merupakan produk dari Program Keluarga Harapan (PKH). 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Amping padi atau biasa dikenal emping padi merupakan penganan kearifan lokal yang terbuat dari padi mengkal pilihan. 

Padi yang disangrai lalu ditumbuk dengan alu dan lesung kayu sedemikian rupa hingga berbentuk pipih. 

Produk amping padi memiliki nilai sejarah dan budaya pada masyarakat petani ladang atau huma, termasuk di Kabupaten Sambas.

Baca juga: Lada Batu Layar Produk Unggulan Dusun Batu Layar, Desa Sendoyan Sambas

Amping padi termasuk produk yang susah untuk didapatkan. Biasanya amping padi hanya bisa didapati secara terbatas sekali setahun pada saat acara "mungas taon" atau syukuran panen. 

Saat ini, amping bisa dinikmati kapan saja dengan hadirnya produk amping padi ini dalam kemasan yang praktis dengan merk "Amping Sambas".

Kelompok KPM PKH Mawar Desa Jelu Air, Kecamatan Jawai Selatan saat menumbuk emping.
Kelompok KPM PKH Mawar Desa Jelu Air, Kecamatan Jawai Selatan saat menumbuk emping. (Tribun Pontianak/Istimewa/KPM)

Penggagas utama program ini adalah Zulkibli yang merupakan Kepala Bidang Rehabilitasi, Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial PMD Kabupaten Sambas, yang sekaligus merupakan Ketua Tim Pelaksana PKH Kabupaten Sambas.

Program ini dilaksanakan oleh Kelompok Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai pembuat amping padi dan Sumber Daya Manusia (SDM) PKH sebagai pemasar dengan dipimpin oleh Wahyudi Tarmiji Suib yang merupakan Koordinator PKH Kabupaten Sambas sebagai Team Leader dari Amping Sambas Big Project.

Baca juga: Mengenal Sejarah Istana Alwatzhikobillah Sambas dan Tersebarnya Islam

Wahyudi mengatakan amping Sambas ini diproduksi dan dikembangkan dengan dedikasi pelestarian budaya lokal dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

"Harapan kami Amping Sambas menjadi makanan yang dapat diminati dan dinikmati oleh semua orang seperti oat.
Bisa menjadi oleh-oleh khas Sambas,
dapat segera diproses sertifikasi produknya, mulai dari izin P-IRT, izin BPOM dan sertifikasi halal, semakin baik kualitasnya dan semakin laris penjualannya dan harapan besar kami adalah Amping Sambas Mendunia," harapnya.

Kelompok KPM PKH Mulia Desa Mulia Kecamatan Teluk Keramat sedang menumbuk amping.
Kelompok KPM PKH Mulia Desa Mulia Kecamatan Teluk Keramat sedang menumbuk amping. (Tribun Pontianak/Istimewa)

Pemasaran Sambas'>Amping Sambas

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Maskartini
Editor: Maskartini
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved