Ibu Menyusui dan Lansia Bisa Divaksin, Jika Dalam Kondisi Berikut

Pemberian vaksinasi pada empat kelompok sasaran tunda tersebut telah mendapatkan persetujuan dari BPOM

Editor: Maskartini
Tribun Pontianak
Ilustrasi vaksin Sinovac. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, PONTIANAK - Kementerian Kesehatan mengeluarkan aturan bahawa kalangan lansia (berusia 60 tahun ke atas), komorbid (orang dengan penyakit penyerta), orang yang sudah pernah terinfeksi Covid-19, dan ibu menyusui boleh mendapatkan vaksin Covid-19.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor: HK.01.01/I/368/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada Kelompok Sasaran Lansia, Komorbid, dan Penyintas Covid-19 serta Sasaran Tunda, pada Kamis 11 Februari 2021.

Baca juga: Mengenal Vaksin Sinovac, Sejarah dan Penggunaannya

Pemberian vaksinasi pada empat kelompok sasaran tunda tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional juga telah memberikan lampu hijau bagi kalangan lansia, komorbid (orang dengan penyakit penyerta), orang yang sudah pernah terinfeksi Covid-19, dan ibu menyusui boleh divaksin dengan syarat tertentu. Berikut penjabarannya:

Vaksin Covid-19 untuk kalangan lansia
Vaksinasi Covid-19 untuk kalangan lansia (berusia di atas 60 tahun) boleh dilaksanakan dengan syarat:

  1. Tidak kesulitan naik 10 anak tangga
  2. Tidak sering merasa kelelahan
  3. Memiliki kurang dari lima penyakit berikut, di antaranya: hipertensi, diabetes, kanker, penyakit paru kronis, serangan jantung, gagal jantung kongestif, nyeri dada, asma, nyeri sendi, stroke, penyakit ginjal
  4. Tidak kesulitan jalan kaki antara 100-200 meter
  5. Tidak mengalami penurunan berat badan drastis dalam kurun waktu satu tahun terakhir

Jika lansia sudah mengantongi minimal tiga syarat di atas, maka vaksin boleh diberikan.

Vaksin Covid-19 untuk kelompok komorbid
Vaksinasi Covid-19 untuk orang dengan penyakit penyerta (komorbid) boleh dilakukan dengan syarat:

  1. Penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) hasil cek tekanan darah sewaktu skrining di bawah 180/110 mmHg
  2. Penderita diabetes tanpa komplikasi akut, kadar gula darah terkontrol, dan rutin minum obat diabetes
  3. Penyintas kanker dengan kondisi kesehatan baik dan tidak sedang menjalani pengobatan kanker

     

Baca juga: 10 Miliarder Baru di Dunia Kesehatan, Sumber Penghasilan dari Alat Medis Hingga Pengembangan Vaksin

Vaksin Covid-19 untuk penyintas Covid-19
Vaksinasi Covid-19 bagi penyintas boleh diberikan kepada orang yang sudah lebih dari tiga bulan terkonfirmasi positif Covid-19.

Vaksin Covid-19 untuk ibu menyusui
Ibu menyusui dapat diberikan vaksinasi.

Selain syarat di atas, secara umum seseorang boleh diberi vaksin Covid-19 apabila suhu tubuh di bawah 37,5 derajat Celsius; tidak ada kontak dengan penderita atau suspek Covid-19 dalam waktu 14 hari terakhir; dan tidak ada gejala demam, batuk, pilek, dan sesak napas selama tujuh hari terakhir.

Vaksinasi tidak dapat dilakukan bagi penderita penyakit jantung, penyakit ginjal kronis atau orang yang menjalani cuci darah, dan penderita penyakit hati atau lever.

Vaksinasi bagi penderita epilepsi, HIV, asma, dan PPOK bisa dilakukan apabila penyakit dalam keadaan terkontrol.

Sedangkan, pemberian vaksin Covid-19 bagi orang yang menerima vaksin lain perlu ditunda satu bulan setelah vaksinasi sebelumnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Syarat Lansia, Komorbid, Penyintas, Ibu Menyusui Boleh Mendapatkan Vaksin Covid-19 https://amp.kompas.com/health/read/2021/02/12/141400168/syarat-lansia-komorbid-penyintas-ibu-menyusui-boleh-mendapatkan-vaksin-covid

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved