Pernikahan Sedarah, dari Tabu hingga Catatan Sejarah Anak yang Jadi Korban

Peneliti tersebut tak memungkiri jika keluarga yang masih mempunyai hubungan darah hidup berdekatan, memungkinkan menurunkan ketertarikan seksual ini.

Kompas.com
Pernikahan Sedarah, dari Tabu hingga Catatan Sejarah Anak yang Jadi Korban 

TRIBUNPONTIANAKWIKI.COM- Kasus pernikahan sedarah warga Bulukumba, Sulawesi Selatan, menjadi perhatian publik. Kakak adik kandung menikah, dan akhirnya kasus ini dibawa ke ranah hukum.

Menjalin hubungan hingga menikah, biasanya didasari rasa suka dan ketertarikan satu sama lain.

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi di balik munculnya rasa cinta terhadap saudara sedarah atau keluarga dekat?

Baca juga: Apa Efek Terjadinya Perkawinan Antar saudara Dekat?

Rasa tertarik kepada saudara kandung atau keluarga dekat mempunyai istilah Genetic Sexual Attraction (GSA).

GSA merupakan ketertarikan seksual yang dirasakan ketika pertama kali berjumpa dengan kerabat biologis sebagai orang dewasa.

Seseorang yang mengalami GSA biasanya tak berdaya terhadap perasaannya sendiri.

Dilansir dari Telegraph, sejumlah peneliti memiliki hipotesis jika perlindungan saat masa tumbuh kembang dapat melawan GSA.

Peneliti tersebut tak memungkiri jika keluarga yang masih mempunyai hubungan darah hidup berdekatan, memungkinkan menurunkan ketertarikan seksual ini.

Data Post-Adoption Centre dan University College London menunjukkan, 50 persen kasus GSA terjadi saat dua orang terpisah dan kembali bertemu ketika dewasa.

Dikutip dari Mirror.co.uk, psikolog Corrinne Sweet menyebutkan, pada tingkat genetik, seseorang dikondisikan menemukan orang lain yang terlihat sama menariknya dengan diri orang tersebut.

Di saat bersamaan, orang yang tinggal terpisah akan merasa terasing.

Dari situ, muncul daya tarik dan rasa rindu. Ketika rasa ini dikombinasikan dengan daya tarik kesamaan genetik, muncullah hal yang sangat kuat, kompleks, dan begitu menggoda.

Tabu Inses

Kasus inses atau hubungan sedarah memang dapat terjadi, namun sebenarnya manusia mempunyai mekanisme sosial dan psikologis mencegah perilaku menyimpang ini.

Mekanisme anti inces biasanya muncul dalam bentuk rasa jijik.

Baca juga: KENALI Karakter Zodiak Paling Baperan, Pisces Urutan Pertama

Selain itu, orang yang terbiasa bersama dalam jangka waktu lama akan muncul rasa biasa antara satu sama lain atau gairah seksual akan mati.

Dari sisi kesehatan, pernikahan sedarah akan menimbulkan berbagai permasalahan genetik.

Korban dari masalah genetik ini akan muncul pada anak yang dilahirkan dari hasil hubungan sedarah.

Apa yang terjadi?

Dua organisme yang mempunyai hubungan darah dan melakukan perkawinan akan meningkatkan homozigositas.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved