8 Tips Berburu Foto di Kelenteng Saat Perayaan Imlek

Perayaan Imlek menjadi perayaan lintas etnis dan agama. Suasana yang meriah dengan dekorasi yang menarik membuat momen Imlek menarik untuk diabadikan.

Kompas.com
Foto di Kelenteng Saat Perayaan Imlek 

TRIBUNPONTIANAKWIKI.COM- Imlek'>Perayaan Imlek menjadi perayaan lintas etnis dan agama. Suasana yang meriah dengan dekorasi yang menarik membuat momen Imlek menarik untuk diabadikan. Salah satu tradisi sebelum atau saat Imlek adalah sembahyang ke kelenteng.

Momen ini juga yang menjadi buruan para fotografer untuk mengabadikan kemeriahan Imlek. Sebelum berburu foto di kelenteng, ada baiknya ketahui dahulu beberapa peraturan yang berlaku seperti berikut:

Baca juga: Berlibur ke Perkampungan China nan Instagramable di Bandung

1. Siapa Saja Boleh Datang

Kelenteng biasa digunakan sebagai tempat beribadah pemeluk agama Konghucu. Di Kota Bekasi sendiri ada satu kelenteng yang memiliki usia ratusan tahun, yakni Kelenteng Hok Lay Kiong. Ketua Yayasan Kelenteng tersebut, Ronny Hermawan mengatakan kelenteng terbuka untuk siapa saja.

“Siapa saja boleh datang ke Kelenteng ini tidak terbatas pada agama. Mereka bisa datang untuk melihat nilai religi dan sejarah, juga orang Tionghoa yang sedang beribadah,” kata Ronny kepada KompasTravel, di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (30/1/2018).

2. Waktu Sembahyang

Umat Konghucu tidak punya waktu khusus untuk bersembahyang, boleh kapan saja. Namun jadwal sembahyang umumnya dilaksanakan pada Ce It (tanggal satu pada kalender China setiap bulan) dan Cap Go (tanggal 15 pada kalender China setiap bulan).

Ketika Imlek, sembahyang umumnya dilakukan pada malam sebelum Hari Imlek atau pagi saat Hari Imlek. Momen sembahyang saat Imlek menjadi yang paling ramai dalam satu tahun.

Warga keturunan Tinghoa melakukan sembahyang sebelum menggelar ritual penyucian Kimsin (patung dewa-dewi) di Klenteng Pan Kho, Kampung Pulo Geulis, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat (5/2/2016).

3. Menjaga Sopan Santun

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Maudy Asri Gita Utami
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved