Profil Penemu Black Box Pesawat, David Warren

Black box atau kotak hitam adalah bagian yang menyimpan data penerbangan dan rekaman percakapan di kokpit. Penemuan black box dianggap sangat penting

Kompas.com
Penemu Black Box Pesawat, David Warren 

Otoritas Penerbangan Sipil Australia melakukan pencarian, namun tidak membuahkan hasil. Kejadian tersebut ditetapkan sebagai kecelakaan pesawat pertama di Australia. Semua penumpang dinyatakan tidak selamat.

Sebelum berpisah, David sempat dihadiahi seperangkat radio kristal oleh ayahnya. Hadiah itu menjadi awal kecintaannya pada dunia sains, yang pada kemudian hari membawanya menjadi penemu alat yang menyelamatkan banyak nyawa.

Awal penemuan black box

David bekerja sebagai peneliti di Aeronautical Research Laboratory (ARL) di Melbourne pada 1954. Ia terlibat dalam penyelidikan kecelakaan pesawat komersial bertenaga jet pertama di dunia bernama Comet.

Pesawat Comet diluncurkan pada 1952. Akan tetapi, tiga pesawat Comet hilang sesaat setelah lepas landas dan menewaskan semua penumpang.

Pihak berwenang langsung menyelidiki penyebab kecelakaan. David berpikir, seandainya peneliti mengetahui apa yang terjadi pada menit-menit sebelum pesawat jatuh, maka dapat membantu mencegah kecelakaan yang sama di kemudian hari.

Idenya merancang black box semakin kuat ketika melihat miniatur alat perekam di sebuah pameran dagang.

"Saya melihat di pameran dagang, sebuah gadget yang membuat saya terpesona. Itu adalah miniatur perekam pertama di dunia yang dapat ditaruh di kantong. Saya menggabungkan kedua ide. Jika seorang pengusaha menggunakan alat tersebut di pesawat dan dapat menemukannya di reruntuhan dan kami memutar perekam tersebut, kita akan berkata 'Kami tahu apa yang menyebabkan (kecelakaan) ini'" ujar David, dilansir dari Independent.co.uk, saat wawancarai di Australia pada 2003.

Ia mengungkapkan ide itu kepada rekannya. Akan tetapi, rekannya itu mengatakan bahwa fokus ARL saat itu menyelidiki kecelakaan Comet, bukan tentang mimpi atau ide David. 

Ide ditolak atasan

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved