Mengenal Retinol, Andalan untuk Antipenuaan

Bahan retinol biasa digunakan untuk beberapa produk perawatan kulit, seperti serum, toner, dan krim mata

Editor: Maudy Asri Gita Utami
Grid.id
Ilustrasi foto wajah awet muda 

"Bakuchiol adalah turunan tumbuhan yang bertindak sebagai retinol, tapi tanpa kemerahan dan iritasi."

Baca juga: Mitos atau Fakta? Es Batu Bisa Kecilkan Pori-pori di Wajah

Rata-rata, butuh waktu tiga hingga enam bulan untuk penggunaan retinol secara rutin sebelum kita melihat perbaikan kulit. Hasilnya juga bergantung pada beberapa faktor.

"Karena retinol bergantung pada kemampuan kulit kita untuk mengubahnya menjadi asam retinoat aktif, ini mungkin tidak selalu memberikan hasil yang cepat atau konsisten," kata Ilyas.

Jumlah asam retinoat aktif yang terbentuk didasarkan pada seberapa banyak retinol dalam produk, kemampuan kulit kita untuk mengubahnya menjadi asam retinoat, dan waktu terjadinya proses tersebut.

Pemakaian retinol sebaiknya dimasukkan ke dalam rutinitas perawatan kulit di malam hari dan diterapkan secara konsisten, karena efeknya akan terjadi seiring waktu, bukan instan.

Hindari pemakaian retinol saat hamil

Bagi ibu hamil atau yang sedang dalam program kehamilan, sebaiknya hindari produk perawatan kulit berbasis retinol sampai pascapersalinan. Beberapa penelitian menyebut retinol meningkatkan risiko cacat pada bayi.

Konsultasikan dengan dokter kulit tentang bahan-bahan anti-penuaan yang aman untuk kehamilan.

Untuk kulit sensitif dan kering, retinol dapat memperparah kekeringan dan membuat kita sulit mendapat manfaatnya.(*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved