Mengenal Retinol, Andalan untuk Antipenuaan

Bahan retinol biasa digunakan untuk beberapa produk perawatan kulit, seperti serum, toner, dan krim mata

Editor: Maudy Asri Gita Utami
Grid.id
Ilustrasi foto wajah awet muda 

Menggunakan retinol secara teratur dapat membantu meminimalkan perubahan warna kulit (seperti bintik-bintik penuaan), meratakan warna dan tekstur, dan meningkatkan penyerapan obat topikal lain pada kulit.

"Selain pergantian kulit, retinol dapat membantu menormalkan fungsi kelenjar minyak dan folikel rambut, sehingga membantu mengatasi jerawat," sambung Palm.

Efek samping retinol

Namun, retinol memiliki efek samping. Bahan ini dapat menyebabkan kekeringan dan iritasi kulit secara signifikan.

"Terlalu banyak menggunakan turunan vitamin A ini dapat mengiritasi kulit dengan menyebabkan pergantian sel menjadi terlalu cepat dan fungsi pelindung kulit terganggu," kata Palm.

Agar terhindar dari iritasi, berikan jeda pada kulit untuk menyesuaikan diri. Misalnya, mulailah menggunakan retinol dua kali seminggu, seperti disarankan Erum Ilyas, MD, dokter kulit di Montgomery Dermatology di Pennsylvania, AS.

Biarkan kulit menyesuaikan dengan bahan retinol. Apabila dirasa kulit cocok, kita dapat mencoba meningkatkan penggunaan retinol dua hari sekali.

Saat tidak sedang memakai retinol, gunakan pelembap yang menghidrasi kulit.

Retinol juga dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari, jadi pastikan mengoleskan tabir surya setiap pagi.

"Jika benar-benar intoleran terhadap retinol, pertimbangkan menggunakan produk yang mengandung bakuchiol," kata Palm.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved