7 Tips Berwisata di Tiga Pulau Bersejarah Kepulauan Seribu

Taman Arkeologi Onrust dan di bawah Unit Pengelola Museum Kebaharian Jakarta, yaitu Pulau Onrust, Pulau Kelor, Pulau Cipir, dan Pulau Bidadari

shutterstock/Ari Wid
Ilustrasi pemandangan salah satu pulau di Kepulauan Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah. 

TRIBUNPONTIANAKWIKI.COM- Jakarta sebagai kota megapolitan mempunyai hiruk pikuk dan kesibukannya sendiri. Namun, di balik itu, Jakarta memiliki keindahan wisata bahari yang tidak boleh kamu lewatkan.

Setidaknya terdapat 4 pulau yang termasuk dalam Taman Arkeologi Onrust dan di bawah Unit Pengelola Museum Kebaharian Jakarta, yaitu Pulau Onrust, Pulau Kelor, Pulau Cipir, dan Pulau Bidadari.

Baca juga: 5 Pola Perjalanan Wisata Petualangan di Indonesia, Ada Rute Ekspedisi Wallacea

Keempat pulau tersebut dapat kamu kunjungi dalam waktu setengah hari saja karena letaknya yang berdekatan.

Biasanya dalam satu perjalanan, kamu hanya diberikan waktu menelusuri tiga pulau saja, yaitu Pulau Onrust, Pulau Kelor, dan Pulau Cipir.

Tiga pulau ini umumnya adalah tempat wisata sejarah karena menyimpan berbagai peninggalan sejarah di masa kolonial Belanda.

Karena sarat akan sejarah, ada beberapa hal yang harus kamu patuhi jika ingin berkunjung ke 3 pulau ini.

Berikut beberapa hal yang boleh kamu lakukan saat jelajah 3 pulau, yaitu Pulau Onrust, Pulau Kelor, dan Pulau Cipir:

1. Tentukan titik permulaaan perjalanan

Untuk menuju 3 pulau bersejarah itu, kamu harus mulai menentukan pelabuhan atau dermaga mana yang akan kamu pilih.

Terdapat 3 pelabuhan yang disediakan, yaitu Pelabuhan Ancol, Muara Kamal, dan Muara Angke. Ketahui juga harga atau biaya perjalanan di pelabuhan-pelabuhan itu.

2. Pakai pakaian senyaman mungkin dan bawa handuk kecil

Cuaca di tiga pulau tersebut panas. Oleh karena itu, jangan lupa untuk memakai pakaian senyaman mungkin seperti kaus oblong atau t-shirt.

Jangan memakai pakaian berkerah dan pakaian yang sempit karena akan semakin membuat kamu makin kegerahan.

Baca juga: Kemenparekraf Wajibkan Pelaku Usaha Pariwisata Kantongi Sertifikat CHSE, Mengapa?

Jangan lupa bawa handuk kecil untuk menyeka keringat di tubuh kamu. Badan kamu akan berkeringat lebih banyak ketika mengeksplor pulau-pulau ini.

3. Dokumentasikan melalui foto, video atau membuat catatan perjalanan

Ada baiknya kamu tidak melupakan membuat catatan perjalanan selama kamu menelusuri pulau. Kamu bisa menentukan tempat-tempat apa yang akan kamu cari di sana.

Jangan lupa untuk mendokumentasikan koleksi-koleksi atau bangunan bersejarah di sana. Dokumentasi berupa foto atau video sifatnya akan abadi dan nantinya dapat kamu kenang menjadi momen yang tidak terlupakan.

Benteng Martello yang menjadi primadona sisa-sisa peninggalan kolonial Belanda di Pulau Kelor, Kamis (10/10/2019).

4. Mulai perjalanan pada pagi hari dan pulang pada siang hari

Sebaiknya memulai perjalanan pada pagi hari dan pulang pada siang hari. Hal ini karena ombak yang masih tenang pada waktu-waktu tersebut.

Baca juga: Selaraskan Hobi, Komunitas Bhayangkara Jip Sanggau Kenalkan Wisata, Otomotif dan Sosial

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved