Tari Soya-Soya dari Maluku Utara, Tarian Perang yang Menjadi Simbol Kebangkitan Rakyat

Maluku juga kaya akan kebudayaan, salah satunya tarian, yaitu tari Soya-Soya

Editor: Maudy Asri Gita Utami
Kompas.com
Tarian Soya-soya Maluku Utara 

TRIBUNPONTIANAKWIKI.COM- Maluku menjadi salah satu wilayah jajahan Belanda saat masa penjajahan.

Hal ini disebabkan karena berbagai rempah atau hasil bumi yang melimpah dan tumbuh subuh di tanah Maluku.

Namun kekayaan tanah Maluku bukan hanya dari segi rempah-rempah dan hasil bumi lainnya, lo, teman-teman.

Maluku juga kaya akan kebudayaan, salah satunya tarian, yaitu tari Soya-Soya.

Soya-Soya merupakan tarian daerah yang memiliki makna penting bagi masyarakat Maluku Utara pada masa perang.

Baca juga: Daftar Hari Nasional di Indonesia

Terutama bagi rakyat dari Kayoa, Maluku Utara, yang menganggap bahwa tari Soya-Soya penting bagi perjuangan mereka.

Ayo, ketahui sejarah tari Soya-Soya yang memiliki makna penting bagi masyarakat Maluku Utara!

Penyerbuan oleh Rakyat Ternate Menjadi Akar Tarian Soya-Soya

Tarian yang bernama Soya-Soya ini merupakan tradisi yang berasal dari masyarakat Maluku Utara, tepatnya Ternate.

Sejarah tarian ini ternyata sudah berlangsung cukup lama, nih, yaitu sudah ada sejak masa Kesultanan Ternate yang dipimpin oleh Sulten Baabullah, yang memimpin sejak 1570 hingga 1583.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved