Komunitas Republik Warkop Parindu

Komunitas ini ada di Bodok Pusat Damai, Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat

Komunitas Republik Warkop Parindu
Tribun Pontianak/Istimewa/Republik Warkop Parindu
Caption, Hubertus V Wake menyerahkan bantuan berupa cairan disinfectand dan susu beruang ke PMI Ranting Parindu baru-baru ini. Tribun Pontianak/Istimewa/Republik Warkop Parindu 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, PONTIANAK - Komunitas Pencinta Kopi ada sejak Juli 2018. Dulu komunitas ini bernama Warkop FC dan berubah menjadi Republik Warkop Parindu.

Komunitas ini ada di Bodok Pusat Damai, Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Latar belakang berdirinya komunitas ini berawal dari kebiasaan kumpul-kumpul bersama teman-teman yang hobby ngopi dari berbagai latar belakang pekerjaan.

Komunitas Insan Bahagia Xing Fu

Hubertus V Wake, S Fil mengatakan dalam Komunitas Republik Warkop Parindu tidak memiliki struktur kepengurusan. Ia mengaku hanya berkomunitas dengan dasar kebersamaan dan solidaritas.

Caption, Komunitas Republik Warkop Parindu menyerahkan bantuan berupa disinfektan. Tribun Pontianak/Istimewa/Republik Warkop Parindu
Caption, Komunitas Republik Warkop Parindu menyerahkan bantuan berupa disinfektan. Tribun Pontianak/Istimewa/Republik Warkop Parindu (Tribun Pontianak/Istimewa/Republik Warkop Parindu)

Hanya saja setiap melakukan kegiatan Wake didaulat kawan-kawan di komunitasnya untuk menjadi juru bicara atau yang mengkoordinir bantuan.

Wake pun menceritakan berdirinya Republik Warkop Parindu berawal dari para pemuda yang tergabung dalam panitia 17-an yang akan melaksanakan Turnament Sepak Bola di Parindu.

Komunitas Social Distancing Ketapang

Beberapa dari mereka seperti biasanya menjadi donator dalam kegiatan tersebut. Wake memberikan ide kepada kawan-kawan bagaimana jika mereka ikut serta dalam turnament tersebut dengan menjadi tim untuk laga eksebisi saja saat membuka tournament dan mengakhiri tournament (partai Final).

Lalu ia bersama teman-temannya menyepakati namanya adalah Warkop FC, nah Warkop FC berjalan hingga awal 2019 dan diubah namanya menjadi Republik Warkop Parindu.

Keanggotan komunitasnya saat ini hampir sekitar 30-an orang, para anggota ada yang berlatar belakang Anggota DPRD, ASN, TNI/POLRI, Kepala Desa, Pebisnis, Karyawan dan bahkan pekerja serabutan.

Kegiatan Republik Warkop Parindu seperti biasa layaknya orang-orang di warung kopi, bicara bisnis, kehidupan sosial sampai ke urusan politik.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Maskartini
Editor: Maskartini
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved