Tugu Khatulistiwa Pontianak

Tugu yang menjadi ciri khas dari kota Pontianak merupakan sebuah bukti sejarah sekaligus sebagai tanda bahwa kota Pontianak dilalui oleh garis Khayal

Tugu Khatulistiwa Pontianak
TRIBUNNEWSWIKI/ Ni Made Gunarsih
Replika tugu Khatulistiwa yang merupakan gedung berisi Tugu Khatulisitwa yang asli 

TRIBUNNEWSWIKI.COM,PONTIANAK- Tugu Khatulistiwa merupakan sebuah kebanggaan milik kota Pontianak. 

Tugu yang menjadi ciri khas dari kota Pontianak merupakan sebuah bukti sejarah sekaligus sebagai tanda bahwa kota Pontianak dilalui oleh garis Khayal Khatulistiwa.

Tugu yang berada di Jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara, Kalimantan barat ini memiliki sejarah yang panjang dan menjadi sebuah tanda yang disematkan melalui perhitungan yang cukup lama.

Konstuksi yang saat ini tempat wisata sekaligus kubah bagi tonggak tugu Khatulistiwa yang asli merupakan bangunan yang dibuat sebagai upaya melindungi tonggak Tugu Khatulistiwa yang asli dan upaya mempermudah masyarakat untuk melihat bukti sejarah.

Pada bagian dalam gedung replika ini terdapat penjelasan tentang asal mula terbentuknya tugu Khatulisitiwa dan berbagai perkembangannya hingga saat ini.

Aldora Helsa Goewyn

Sejarah

Pada bagian dalam gedung replika terdapat penjelasan mengenai sejarah dari berdirinya Tugu Khatulistiwa yaitu sebagai berikut:

Tugu Khatulistiwa pertama kali dibangun pada 1928 dengan bentuk tonggak yang terdapat tanda panah dibagian atas yang menunjuk arah mata angin.

Kemudian pada tahun 1930, tonggak disempurnakan dengan penambahan lingkaran dan panah yang lebih sempurna yang semuanya dibangun oleh tim ekspedisi dari Belanda yang melakukan penelitian selama 7 tahun sebelum akhirnya menetapkan lokasi dari tugu saat ini.

Pada tahun 1938 tugu asli ini dibangun kembali dengan penyempurnaan oleh Opsiter/Architech SILABAN menggunakan kayu Ulin/ Belian yang dianggap sebagai kayu yang tidak mudah lapuk dan tahan lama berjumlah 4 buah dengan diameter masing-masing 0,30 meter.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ni Made Gunarsih
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved